RAJA AMPAT, Melanesiatimes.com โ Temuan susu yang diduga kadaluwarsa dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 02 Kota Waisai pada Rabu 26 November 2025 menuai sorotan tajam orang tua murid.
Awalnya susu itu dibagikan kepada siswa-siswi tanpa dilakukan pengecekan terlebih dahulu. Sejumlah murid bahkan diberitakan Oleh PBDNews.com bahwa sempat telah mengonsumsi Susu bermerek Frisian Flag Coklat tersebut.
Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran bagi para siswa. Banyak juga para orang tua merasa bersyukur karena anak mereka tidak sempat mengonsumsinya, namun tak sedikit pula yang cemas karena beberapa siswa-siswi terlanjur meminum susu kadaluwarsa tersebut.
Kekhawatiran para orang tua semakin memuncak karena insiden tersebut terjadi di tengah masa ujian akhir siswa-siswa yang seharusnya kesehatan mereka menjadi prioritas.
Kendala teknis memang sering terjadi pada saat pembagian. Namun demikian, hal itu tentu bukan alasan untuk menurunkan kualitas. Justru disinilah pentingnya quality control SOP harus benar-benar diterapkan oleh SPPG, sehingga makanan yang sampai ke tangan siswa tetap layak untuk konsumsi.
Salah satu orang tua siswa dengan penuh kekecewan menyayangkan kelalaian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
โPengelola MBG harusnya lebih jeli. Ini soal keselamatan anak-anak. Kalau susu sudah kadaluarsa begini, bisa berbahaya, bisa bikin anak keracunan,โ ujarnya dengan nada kecewa.
Ia juga meminta dan mendesak agar pihak terkait segera mengevaluasi sistem distribusi.
โYang sangat ditakutkan kalau terjadi sesuatu terhadap anak-anak, siapa yang akan bertanggung jawab? Pengelola MBG harus bisa melihat kondisi ini. Sangat disayangkan hal seperti ini terjadi,โ imbuh salah satu orang tua siswa.
Para Orang tua pun berharap agar semua pihak yang terlibat dalam MBG untuk memperketat pengawasan, mulai dari proses pengadaan bahan, penyimpanan, hingga distribusi. agar makanan bergizi yang diberikan kepada siswa benar-benar aman, layak, dan sesuai standar kesehatan.