Melanesiatimes.com, Masohi Maluku Tengah — Kodim 1502/Masohi membuka program Bimbingan Belajar (Bimbel) gratis bagi generasi muda di wilayah Kabupaten Maluku Tengah. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI dalam membantu putra-putri daerah mempersiapkan diri menghadapi berbagai tahapan seleksi untuk mewujudkan cita-cita menjadi abdi negara.
Kegiatan Bimbel yang berlangsung di lingkungan Kodim 1502/Masohi tersebut diikuti sejumlah peserta dari kalangan pelajar yang sebelumnya telah mendaftarkan diri melalui website resmi Kodim.
Dandim 1502/Masohi, Letkol Inf. Adi Eka Jaya Saputra, S.IP., mengatakan program tersebut merupakan langkah strategis Kodim dalam membantu generasi muda Maluku Tengah mempersiapkan diri menghadapi berbagai seleksi di masa mendatang.
“Termasuk menjadi prajurit TNI, Polri, maupun mengikuti tes sekolah kedinasan lainnya,” kata Dandim saat ditemui di lokasi kegiatan, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, materi yang diberikan dalam program Bimbel tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga mencakup sejumlah aspek penting yang dibutuhkan peserta dalam menghadapi proses seleksi.
“Bimbel yang akan mereka peroleh di sini termasuk melatih fisik, psikologis, dan kesehatan,” ujarnya.
Dandim menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan Bimbel yang diberikan kepada peserta tidak dipungut biaya. Program tersebut sepenuhnya gratis sebagai bentuk dukungan Kodim terhadap generasi muda yang ingin mempersiapkan diri mengikuti seleksi.
“Yang terpenting adalah kesehatan anak-anak. Terkait biaya Bimbel, itu sama sekali tak ada pungutan sedikit pun atau gratis,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program Bimbel tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi generasi muda yang berdomisili di Kota Masohi, tetapi terbuka bagi peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Maluku Tengah.
“Dari Seram Bagian Timur, Kota Masohi, dan wilayah lainnya di Maluku Tengah. Yang penting mendaftar dan bisa mengikuti Bimbel,” tandasnya.
Terkait jadwal pelaksanaan, Dandim menyampaikan bahwa waktu kegiatan akan disesuaikan dengan aktivitas peserta di sekolah. Hal itu dilakukan agar proses pembinaan tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.
“Adapun untuk waktunya, disesuaikan dengan kesibukan anak-anak di sekolah. Jadi kalau memungkinkan, ya kita adakan tiga kali dalam seminggu atau bisa juga empat kali dalam seminggu,” ucapnya.
Melalui program tersebut, Kodim 1502/Masohi berharap dapat memberikan ruang dan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Maluku Tengah untuk mempersiapkan diri secara matang, baik dari sisi akademik, fisik, psikologis maupun kesehatan.
Dengan persiapan yang lebih baik, para peserta diharapkan mampu menghadapi proses seleksi TNI, Polri maupun sekolah kedinasan dengan lebih percaya diri serta memiliki peluang yang lebih besar untuk meraih cita-cita sebagai abdi negara. (HUAT)