Melanesiatimes.com, Kota Sorong — Sebuah mobil trailer bermuatan mesin Caterpillar di ketahui milik PT. Wehuri, yang melintas di Jalan Ahmad Yani, Kota Sorong, menabrak kabel listrik hingga putus, kejadian ini belangsung pada Kamis (20/8/2026).
Insiden tersebut menyebabkan lima kendaraan bermotor yang melintas di lokasi terkena hantaman kabel dan satu orang pengendara mengalami luka ringan.
Kabel listrik yang putus diketahui membentang dari tiang listrik depan Toko Sahabat menuju kompleks belakang Hansen. Saat kabel terjatuh ke badan jalan, sejumlah pengendara yang melintas terkena imbas sehingga terjadi beberapa insiden kendaraan terjatuh.
Salah seorang warga Hansen yang berada di lokasi kejadian mengatakan, sedikitnya lima kendaraan bermotor terdampak akibat kabel yang putus tersebut. Dalam kejadian itu, seorang pengendara mengalami luka ringan pada bagian leher.
Salah satu korban, Dio, menuturkan dirinya saat itu sedang melintas dari arah Polresta Sorong Kota menuju Kampung Baru. Pada saat bersamaan, sebuah trailer bermuatan mesin Caterpillar melaju dari arah pelabuhan menuju kawasan Kilo.
“Mobil trailer dari arah pelabuhan melintas di bawah kabel yang membentang di jalan antara Hansen dan Toko Sahabat. Kabel tersebut kemudian tersangkut dan putus, lalu jatuh hingga mengenai helm saya dan bagian leher, hingga terjatuh ke aspal” kata Dio.
Akibat kejadian tersebut, Dio mengalami luka memar pada bagian leher dan bagian bodi motor pecah. Ia kemudian mendapatkan penanganan setelah pihak manajemen PT Wehuri, Rama turun langsung ke lokasi kejadian dan membawahnya ke rumah sakit terdekat (RS.Mutiara).
Pihak Manejemen PT. Wehuri saat di lokasi kejadian
Informasi yang diperoleh di lokasi menyebutkan, trailer tersebut membawa tiga orang, yakni seorang sopir dan dua helper. Ketiganya berada di bagian depan kendaraan. Padahal, dua helper tersebut disebut bertugas membantu mengamankan jalur, termasuk memastikan kondisi kabel yang dilintasi kendaraan bermuatan besar.
Usai kejadian, pihak manajemen PT. Wehuri Rama langsung membawa korban ke Rumah Sakit Kartini Kota Sorong untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.
Peristiwa tersebut sempat menyebabkan aktivitas lalu lintas di Jalan Ahmad Yani terganggu. Pihak PLN pun dengan cepat turun ke lokasi TKP untuk memperbaiki instalasi yang terdampak.