Melanesiatimes.com, Kota Sorong, Papua Barat Daya – Kepolisian Daerah Papua Barat Daya menggelar Sidang Penentuan Akhir (Pantukhir) Calon Siswa (Casis) Bintara Brimob Polri yang berlangsung di Aula Mapolda Papua Barat Daya, Selasa (23/12/2025).
Sidang ini menjadi tahapan akhir dalam rangkaian seleksi penerimaan anggota Polri tahun 2025.
Sidang tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Gatot Haribowo. Kegiatan ini turut didampingi Wakapolda Papua Barat Daya dan Irwasda Polda Papua Barat Daya, serta dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Barat Daya.
Selain unsur internal kepolisian, sidang juga disaksikan oleh perwakilan Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat Daya. Kehadiran MRP menjadi bagian dari pengawasan eksternal guna memastikan proses seleksi berjalan terbuka dan objektif.
Sebanyak 30 Casis Bintara Brimob Polri dari enam Polres jajaran Polda Papua Barat Daya mengikuti sidang penentuan akhir tersebut. Setelah melalui pembahasan dan penilaian menyeluruh, seluruh Casis dinyatakan lulus terpilih.
Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Gatot Haribowo menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses seleksi hingga tahap akhir.
“Saya mengapresiasi seluruh panitia dan pihak terkait yang telah menjalankan tahapan seleksi ini secara profesional dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Dalam arahannya kepada para Casis, Kapolda menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan sikap menjelang keberangkatan pendidikan.
“Manfaatkan waktu yang ada dengan baik, jaga kondisi fisik, dan hindari hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri, termasuk konsumsi minuman keras,” tegasnya.
Kapolda juga mengingatkan agar para Casis mampu menjaga nama baik Polda Papua Barat Daya selama menjalani pendidikan. “Kalian membawa nama institusi dan daerah. Tunjukkan disiplin, loyalitas, dan semangat juang sebagai calon anggota Brimob Polri,” katanya.
Sementara itu, para Casis yang dinyatakan lulus tampak antusias dan siap mengikuti tahapan pendidikan selanjutnya. Mereka dijadwalkan akan diberangkatkan ke Sekolah Polisi Negara (SPN) Sulawesi Selatan pada 31 Desember 2025.
Sidang Penentuan Akhir ini menegaskan komitmen Polri dalam melaksanakan rekrutmen yang bersih, transparan, dan akuntabel, sekaligus mencetak sumber daya manusia Polri yang profesional, berintegritas, dan siap menjaga keamanan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).