Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-II Tingkat Provinsi Papua Barat Daya dipastikan siap digelar. Hingga dua hari menjelang pembukaan, persiapan panitia pelaksana telah mencapai sekitar 90 persen.
Ketua Panitia MTQ Ke-II Tingkat Provinsi Papua Barat Daya, Abdul Mutalib, mengatakan seluruh tahapan persiapan terus dimatangkan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses.
“Insya Allah dengan persiapan hingga H-2 ini, kurang lebih sudah sekitar 90 persen persiapan panitia. Apa yang diamanahkan oleh LPTQ Provinsi Papua Barat Daya kepada kami, Insya Allah sudah siap dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2026 untuk malam pembukaan,” ujar Abdul Mutalib.
Ia menjelaskan, MTQ Ke-II Tingkat Provinsi Papua Barat Daya akan dibuka secara langsung oleh Gubernur Papua Barat Daya pada 1 Juli 2026.
Seluruh peserta dari lima kabupaten dan satu kota telah terdaftar melalui sekretariat panitia. Jumlah peserta yang akan mengikuti berbagai cabang lomba mencapai 202 orang.
Adapun rinciannya yakni Kabupaten Sorong sebanyak 38 peserta, Kabupaten Sorong Selatan 25 peserta, Kabupaten Maybrat 35 peserta, Kabupaten Tambrauw 37 peserta, Kabupaten Raja Ampat 27 peserta, dan Kota Sorong 40 peserta.
“Jadi untuk peserta sendiri dari lima kabupaten dan satu kota berjumlah 202 peserta dari berbagai cabang yang akan diperlombakan dalam pelaksanaan MTQ Ke-II ini,” katanya.
Abdul Mutalib mengungkapkan terdapat satu cabang lomba yang belum dapat dipertandingkan pada pelaksanaan kali ini, yakni cabang tunanetra.
“Satu cabang yang belum dapat dilaksanakan adalah tunanetra, karena baik panitia maupun daerah peserta belum siap untuk mengikuti perlombaan tersebut,” ungkapnya.
Selain peserta, kegiatan ini juga akan melibatkan 60 orang official, 41 dewan hakim, serta 75 panitia pelaksana. Dengan demikian, total yang terlibat dalam penyelenggaraan MTQ Ke-II Tingkat Provinsi Papua Barat Daya diperkirakan mencapai 388 orang, di luar tamu undangan.
Video Viral
👇👇👇
AG Bantu Bahan Bangunan
Rumah Kumuh Kota Sorong
Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua LPTQ Provinsi Papua Barat Daya, Abu Bakar Alhamid, serta Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya yang telah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ketua LPTQ Provinsi Papua Barat Daya yang telah mengamanahkan kepada kami untuk melaksanakan MTQ ini. Kami juga menyampaikan penghargaan kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya yang telah mengalokasikan anggaran sehingga kegiatan ini dapat terselenggara,” ujarnya.
Panitia turut mengundang para bupati, wali kota, wakil kepala daerah, sekretaris daerah, tokoh agama, organisasi Islam, pengurus masjid, paguyuban, serta seluruh komponen masyarakat untuk menghadiri pembukaan MTQ Ke-II Tingkat Provinsi Papua Barat Daya pada 1 Juli 2026.
Sementara itu, Ketua LPTQ Provinsi Papua Barat Daya, Abu Bakar Alhamid, menyampaikan bahwa seluruh persiapan penyelenggaraan berjalan baik dan diharapkan mendapat dukungan dari seluruh masyarakat.
“Persiapan yang dilakukan oleh seluruh tim panitia bersama pengurus sudah berjalan lancar. Mudah-mudahan pelaksanaan MTQ Ke-II Tingkat Provinsi Papua Barat Daya ini dapat berjalan dengan baik, sejuk, damai, dan aman,” kata Abu Bakar.
Ia menambahkan, fasilitas yang diberikan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya telah dimanfaatkan secara maksimal demi menyukseskan penyelenggaraan MTQ.
Terkait pelaksanaan MTQ tingkat nasional, Abu Bakar menjelaskan bahwa ajang tersebut akan berlangsung di Semarang pada 9 September 2026.
“Kita berharap dapat melahirkan bibit-bibit terbaik untuk tampil pada MTQ tingkat nasional. Namun yang lebih penting adalah penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, bukan semata-mata mengejar prestasi,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa MTQ merupakan sarana untuk memperkuat pemahaman, penghayatan, dan pengamalan Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Nilai-nilai Al-Qur’an harus benar-benar tertanam dalam jiwa para peserta maupun masyarakat, sehingga memberikan manfaat bagi kehidupan umat,” pungkasnya.