
Melanesiatimes.com – Iskandarsyah, Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, mendesak DPR RI melalui Komisi III untuk segera meminta Kejaksaan Agung menyelidiki dugaan manipulasi laporan keuangan PT Pupuk Indonesia. Ia mengungkapkan, pemeriksaan terhadap Direktur Utama dan Direktur Keuangan perusahaan tersebut sangat penting untuk memastikan transparansi dalam pengelolaan keuangan BUMN.
Iskandarsyah juga meminta Komisi VI DPR RI untuk memanggil pimpinan PT Pupuk Indonesia agar memberikan klarifikasi terkait laporan keuangan yang disebutnya tidak sesuai dengan fakta. Menurutnya, transparansi dalam pengelolaan keuangan BUMN yang memiliki peran strategis di sektor pertanian sangat diperlukan untuk menjaga kepercayaan publik. Kamis, (27/03 2025).
“Kami berharap DPR RI, khususnya Komisi III dan Komisi VI, segera mengambil langkah nyata untuk menindaklanjuti temuan ini. Kejelasan dan akuntabilitas keuangan BUMN harus jadi prioritas karena perusahaan ini penting bagi perekonomian nasional,” ujar Iskandarsyah.
Tak hanya itu, ia juga menyoroti potensi dampak sosial yang dapat timbul jika ada penyimpangan dalam pengelolaan keuangan, mengingat PT Pupuk Indonesia memiliki peran vital dalam ketahanan pangan negara.
Iskandarsyah juga berharap Presiden Prabowo Subianto dapat memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini, agar Kejaksaan Agung segera menindaklanjuti laporan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Penegakan hukum yang tegas akan menjaga kredibilitas dan integritas pengelolaan keuangan negara, serta memastikan hak-hak rakyat terlindungi,” tambahnya.