RAJA AMPAT, Melanesiatimes.com – Senator Paul Finsen Mayor (PFM) angkat bicara terkait pembagian uang senilai 50 juta rupiah yang di publish beberapa media online.
Menurutnya, uang 50 juta tersebut merupakan biaya ganti utang yang sempat dipakai selama pengurusan di Jakarta.
”50 juta Itu biaya transportasi, akomodasi mereka selama pengurusan di Jakarta,” ungkapnya.
Bahkan, Senator dengan akronim rambut merah ini mengklaim bahwa bukti rekaman CCTV telah ia kantongi.
PFM menambahkan, total biaya yang dikeluarkan sebenarnya lebih besar dari angka yang disebut dalam pesan berita yakni 250 juta.
Tonton Juga Serial Lagu Terbaru
👇👇👇
Lagu Viral \"Veronika\"
“Bisa saya bongkar semua, bahkan pinjamannya lebih dari Rp50 juta karena urusan ini memakan waktu berbulan-bulan,” lanjutnya.
Masalah ini mencuat dari dana kompensasi sebesar Rp10 miliar akibat insiden kerusakan terumbu karang oleh kapal pesiar Caledonia Sky di perairan Meosmansar 2024 silam.
Paul mengungkapkan bahwa nilai yang seharusnya diganti mencapai Rp250 juta, namun kenyataannya yang baru diganti hanya sebesar Rp50 juta.
PFM menegaskan tidak akan tinggal diam dengan bukti rekaman CCTV dan catatan utang yang ia kantongi, Paul siap membuka fakta sebenarnya terkait perilaku pihak-pihak yang telah melakukan pembunuhan terhadapnya.