Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Polsek Sorong Barat berhasil meringkus seorang terduga pelaku kejahatan jalanan yang diduga terlibat dalam sejumlah kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), begal, dan pengeroyokan di Kota Sorong.
Penangkapan dilakukan Tim Elang Polsek Sorong Barat pada Sabtu dini hari, 23 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIT, di kawasan pangkalan ojek Tanjakan Kuburan Islam Rufei, Kota Sorong.
Terduga pelaku berinisial IMK (19), warga Jalan D. Umbuta, Rufei, diamankan tanpa perlawanan saat petugas melakukan penggerebekan berdasarkan informasi masyarakat.
Polisi menyebut IMK diduga menjadi bagian dari kelompok pelaku kejahatan jalanan yang selama ini meresahkan warga di wilayah hukum Polsek Sorong Barat.
Dalam menjalankan aksinya, pelaku bersama komplotannya yang kini masih buron diduga kerap berkumpul di bawah pohon mangga di kawasan Tanjakan Kuburan Islam Rufei sambil mengamati kendaraan yang melintas untuk menentukan sasaran. Kelompok tersebut disebut beraksi secara brutal dan tidak segan melakukan kekerasan terhadap korban.
Dari hasil penyelidikan, IMK diduga terlibat dalam sedikitnya empat laporan polisi berbeda. Pada kasus LP/B/98/IV/2026, pelaku bersama rekannya menghadang korban berinisial RL yang tengah mengendarai sepeda motor, meminta uang, lalu merampas dompet korban sebelum melarikan diri.
Sementara pada laporan LP/B/106/IV/2026, pelaku diduga mencuri satu unit sepeda motor Yamaha Mio IM3 milik korban RG yang terparkir di teras rumah pada malam hari. Dalam kasus lainnya, yakni LP/B/116/VI/2026, korban AST dihadang saat berkendara, kemudian dipukul dan telepon genggamnya dirampas oleh pelaku bersama kelompoknya.
Tak hanya itu, dalam laporan LP/B/130/V/2026, korban AR disebut sempat dikejar hingga terjatuh sebelum dibawa ke kawasan Kuburan Islam Rufei. Di lokasi tersebut korban diduga dikeroyok oleh pelaku dan rekan-rekannya, lalu dirampas telepon genggam serta uang miliknya.
Kapolsek Sorong Barat AKP Max G. Pigai, S.Sos menjelaskan, penangkapan bermula saat Tim Opsnal menerima informasi sekitar pukul 01.30 WIT bahwa tersangka berada di pangkalan ojek Tanjakan Kuburan Islam. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan operasi penangkapan oleh Tim Elang.
Tonton Juga Serial Lagu Terbaru
👇👇👇
Lagu Viral \"Veronika\"
“Tim Elang bergerak cepat menuju lokasi dan berhasil mengamankan tersangka tanpa perlawanan berarti, kemudian membawa yang bersangkutan ke Mapolsek Sorong Barat untuk proses hukum lebih lanjut,” jelasnya.
Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka, termasuk penyusunan berita acara pemeriksaan (BAP) awal dan pengembangan kasus. Polisi juga masih memburu barang bukti berupa satu unit Yamaha Mio IM3 dan beberapa telepon genggam milik korban yang diduga telah dijual atau disembunyikan.
Selain itu, sebanyak 10 rekan tersangka masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), masing-masing berinisial RK, VK, Oyi, RHi, WU, Rael, Izak, AW, De, dan YH. Polisi memastikan pengejaran terhadap para pelaku lainnya terus dilakukan.
Kapolresta Sorong Kota Amry Siahaan memberikan apresiasi atas keberhasilan Tim Elang Polsek Sorong Barat dalam mengungkap kasus tersebut. Menurutnya, gerak cepat personel menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga keamanan masyarakat dari aksi kriminal jalanan.
“Saya mengapresiasi kinerja Tim Elang Polsek Sorong Barat yang berhasil meringkus pelaku kejahatan jalanan yang telah lama meresahkan warga. Ini bukti nyata bahwa Polresta Sorong Kota tidak pernah tidur dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.
Ia juga memberikan peringatan keras kepada para pelaku yang masih buron agar segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas oleh aparat kepolisian.
“Dan kepada para DPO, kalian tidak akan bisa bersembunyi selamanya. Aparat kami terus bergerak siang dan malam untuk menemukan kalian. Saya minta kepada saudara-saudara untuk segera menyerahkan diri secara baik-baik sebelum kami yang datang menjemput,” ujar Kapolresta.
Kapolresta turut mengimbau masyarakat agar tidak takut melapor apabila mengetahui adanya tindak kriminal di lingkungan sekitar. Menurutnya, kerja sama antara masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kota Sorong tetap aman dan kondusif.