Melanesiatimes.com, Kota Sorong -Kemudahan layanan digital yang dihadirkan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Berbagai fitur digital yang tersedia pada Aplikasi Mobile JKN kini semakin membantu peserta dalam mengakses layanan kesehatan secara cepat, praktis, dan efisien. Kamis (21/5/2026).
Salah satu manfaat tersebut dirasakan Hartati (35), peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah, saat mendampingi ibunya menjalani pemeriksaan kontrol rutin di Klinik Prodens Kota Sorong. Ia mengaku aktif memanfaatkan fitur antrean online pada Aplikasi Mobile JKN untuk mempermudah proses pendaftaran layanan kesehatan.
Menurut Hartati, penggunaan antrean online membuat dirinya dan sang ibu tidak perlu datang lebih awal hanya untuk mengambil nomor antrean di fasilitas kesehatan. Dengan sistem digital tersebut, jadwal pelayanan menjadi lebih teratur dan waktu tunggu pasien dapat diminimalkan.
“Sudah lebih dari setahun ibu saya rutin berobat di Klinik Prodens Kota Sorong, tepatnya di Poli Jantung. Selama ini pelayanannya sangat baik, petugasnya ramah, dokter juga menjelaskan kondisi pasien dengan sangat jelas dan mudah dipahami,” ungkap Hartati.
Ia menuturkan, selama mendampingi ibunya menjalani pengobatan, dirinya hampir tidak pernah mengalami kendala berarti dalam proses pelayanan. Kehadiran fitur antrean online dinilai semakin meningkatkan kenyamanan peserta dalam memperoleh layanan kesehatan.
“Apalagi karena saya menggunakan fitur antrean online pada Aplikasi Mobile JKN, semua proses jadi lebih gampang dan cepat. Kami jadi tidak perlu menunggu lama di fasilitas kesehatan karena jadwal pelayanan sudah lebih teratur,” katanya.
Tidak hanya memanfaatkan fitur antrean online, Hartati juga aktif menggunakan berbagai layanan digital lainnya yang tersedia pada Aplikasi Mobile JKN. Mulai dari fitur perubahan data peserta, kartu digital JKN, hingga informasi ketersediaan tempat tidur rumah sakit.
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Sebagai penanggung jawab pegawai di tempat kerjanya, Hartati mengaku fitur informasi ketersediaan tempat tidur rumah sakit sangat membantunya ketika ada rekan kerja yang membutuhkan penanganan medis secara cepat.
“Saya juga sering menggunakan fitur ketersediaan tempat tidur rumah sakit. Biasanya kalau ada teman kerja yang tiba-tiba sakit dan harus dibawa ke rumah sakit, saya langsung mencari informasi rumah sakit yang masih tersedia tempat tidurnya melalui aplikasi. Itu sangat membantu saya dan orang-orang di sekitar saya,” jelasnya.
Hartati menilai transformasi digital yang dilakukan BPJS Kesehatan telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, akses layanan kesehatan kini menjadi lebih mudah dijangkau kapan saja tanpa harus melalui proses administrasi yang rumit.
Selain layanan rawat jalan, dirinya dan keluarga juga beberapa kali memanfaatkan layanan rawat inap menggunakan kepesertaan JKN. Ia bersyukur seluruh proses pelayanan berjalan lancar tanpa kendala administrasi maupun biaya tambahan.
“Saya dan keluarga beberapa kali menggunakan fasilitas rawat inap di rumah sakit dengan kepesertaan JKN. Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik dan seluruh biaya ditanggung BPJS Kesehatan. Jadi kami bisa lebih tenang ketika ada anggota keluarga yang sakit,” tuturnya.
Melalui pengalaman tersebut, Hartati berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan layanan digital BPJS Kesehatan, khususnya Aplikasi Mobile JKN. Ia meyakini pemanfaatan layanan digital dapat membantu peserta memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat, nyaman, dan efisien.