Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, S.H., M.P.A., bersama Wakil Wali Kota Sorong, H. Anshar Karim, A.Md., Sekretaris Daerah Kota Sorong, Ruddy R. Laku, S.Pi., M.M., Ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Perwakilan Provinsi Papua Barat Daya, Otto Ihalauw, M.A., serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sorong meninjau lokasi kebakaran di Jalan Misol, Kelurahan Klasur, Distrik Sorong Kota, Selasa.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi warga terdampak sekaligus menyerahkan bantuan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap korban musibah.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong, kebakaran menghanguskan 10 unit rumah yang dihuni 22 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 102 jiwa. Dari total korban terdampak, terdapat 31 anak usia sekolah dan empat bayi.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Sorong menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sorong akan terus hadir memberikan bantuan dan pendampingan hingga masyarakat terdampak dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.
“Kami turut prihatin atas musibah ini. Pemerintah Kota Sorong akan terus hadir mendampingi dan membantu seluruh warga terdampak agar dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas seperti biasa,” ujar Septinus Lobat.
Video Viral
👇👇👇
AG Bantu Bahan Bangunan
Rumah Kumuh Kota Sorong
Selain memastikan bantuan tersalurkan, rombongan juga meninjau kondisi para korban untuk memastikan kebutuhan dasar mereka selama masa tanggap darurat dan pemulihan dapat terpenuhi.
Di akhir kunjungannya, Wali Kota mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah di sekitar rumah tanpa pengawasan. Menurutnya, Kota Sorong saat ini tengah memasuki musim angin sehingga risiko penyebaran api menjadi lebih tinggi.
“Sebaiknya sampah dibuang pada tempat-tempat sampah yang telah disediakan agar tidak terjadi bencana kebakaran yang tidak kita inginkan bersama,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk saling mengingatkan dan meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga lingkungan, sehingga Kota Sorong tetap aman, nyaman, dan terhindar dari risiko kebakaran.
Kunjungan ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Sorong untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penanganan pascabencana, tetapi juga melalui upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.(***)