Melanesiatimes.com, Kota Sorong PBD – Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura Provinsi Papua Barat Daya menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak kebakaran di kawasan Klademak Dua Pantai, Kota Sorong, Sabtu (18/7/2026).
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian alumni terhadap masyarakat yang beberapa waktu lalu kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah kebakaran.
Penyaluran bantuan dipimpin Ketua Harian Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura, Orgenes Nauw, didampingi wakil ketua, bendahara, Yanto Ijie, serta sejumlah alumni lainnya. Bantuan diangkut menggunakan dua kendaraan, yakni satu unit truk dan satu unit mobil pikap, kemudian diserahkan langsung di lokasi kejadian.
Dalam kesempatan itu, Yanto Ijie mengatakan, para alumni merupakan putra-putri Sorong Raya yang pernah menempuh pendidikan di Kota Studi Hollandia, Jayapura, dan kini kembali mengabdi di Provinsi Papua Barat Daya yang meliputi enam kabupaten/kota.
“Kami adalah anak-anak Sorong Raya yang dulu menempuh pendidikan di Jayapura. Setelah menyelesaikan studi, kami kembali mengabdi di tanah kelahiran kami, yaitu Provinsi Papua Barat Daya. Kehadiran kami hari ini semata-mata untuk membawa bantuan kemanusiaan kepada bapak dan ibu yang menjadi korban kebakaran,” ujar Yanto.
Ia menambahkan, duka yang dialami para korban juga dirasakan oleh seluruh alumni sehingga mereka berinisiatif menggalang bantuan sebagai bentuk solidaritas.
“Apa yang bapak dan ibu rasakan, kami juga ikut merasakan. Karena itu kami hadir untuk sedikit meringankan beban yang sedang dihadapi akibat musibah ini,” katanya.
Video Viral
👇👇👇
AG Bantu Bahan Bangunan
Rumah Kumuh Kota Sorong
Diketahui, kebakaran tersebut melanda dua wilayah pemerintahan, yakni Kelurahan Malawei dan Kelurahan Klaligi, Distrik Sorong Manoi, sehingga mengakibatkan sejumlah warga kehilangan tempat tinggal dan kebutuhan pokok.
Sementara itu, Ketua Harian Ikatan Alumni Kota Studi Hollandia Jayapura, Orgenes Nauw, menegaskan bahwa kegiatan tersebut murni merupakan aksi kemanusiaan tanpa kepentingan apa pun.
“Kehadiran kami di sini semata-mata sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, tidak ada kepentingan lain. Seperti pepatah Maluku, ‘Cubit di kuku rasa di daging’, artinya penderitaan yang bapak dan ibu alami juga kami rasakan,” ungkap Orgenes.
Ia berharap bantuan yang diberikan, meski tidak seberapa, dapat membantu memenuhi kebutuhan para korban selama masa pemulihan.
“Jangan melihat bantuan ini dari banyak atau sedikitnya, tetapi lihatlah sebagai wujud kepedulian kami kepada saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban bapak dan ibu,” tambahnya.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi peralatan dapur, kompor, beras, supermi, telur, minyak goreng, makanan bayi dan anak, kasur, bantal, serta pakaian layak pakai.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Kepala Kelurahan Malawei dan Kepala Kelurahan Klaligi untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga yang terdampak kebakaran di kawasan Klademak Dua Pantai, Kota Sorong.