Melanesiatimes.com, Masohi Maluku Tengah – Panitia penyelenggara Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup U17 Zona Masohi dan Seram Selatan menegaskan bahwa kompetisi akan tetap dilanjutkan hingga partai final, meskipun sebelumnya sempat terjadi insiden bentrokan antar suporter pada laga perempat final.
Penegasan tersebut disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Maluku Tengah, Zeth Latukarlutu, di Masohi, Sabtu (30/5/2026). Ia menekankan bahwa semangat persaudaraan, sportivitas, dan pembinaan generasi muda harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan turnamen.
Menurut Zeth, Soekarno Cup U17 digelar bukan sekadar untuk mencari juara, tetapi juga sebagai wadah bagi para pesepak bola muda di Kabupaten Maluku Tengah untuk mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
“Ini jelas yang kita inginkan bersama, agar adik-adik kita ini punya ruang dan kesempatan mengembangkan dan menempa diri mereka ke level yang lebih tinggi,” ujar Zeth.
Ia juga mengingatkan pentingnya turnamen ini sebagai bagian dari proses seleksi pemain menuju tingkat provinsi hingga kompetisi nasional yang akan berlangsung di Surabaya.
Terkait kelanjutan pertandingan, Zeth mengatakan panitia lokal akan segera berkoordinasi dengan PSSI Kabupaten Maluku Tengah dan panitia provinsi untuk menentukan jadwal pertandingan yang tersisa.
“Pihak panitia lokal akan berkoordinasi dengan teman-teman di PSSI Kabupaten dan panitia provinsi untuk menentukan jadwal yang tepat terkait lanjutan pertandingan tersisa,” katanya.
Hal senada disampaikan Ketua Panitia Provinsi, Hidayat Wajo. Ia memastikan seluruh rangkaian Soekarno Cup U17 di Zona Masohi tetap diselesaikan hingga tuntas.
“Kita pastikan tetap menyelesaikan turnamen di zona sini. Apalagi sangat rugi jika Maluku Tengah tidak bisa mengirimkan 10 pemain terbaiknya untuk ikut ambil bagian dalam seleksi provinsi guna memperoleh satu kesebelasan yang akan mewakili Maluku di Surabaya,” ujar Hidayat.
Menurutnya, sejumlah zona lain telah menyelesaikan kompetisi dan telah mengantongi masing-masing 10 pemain terbaik untuk mengikuti seleksi tingkat provinsi. Karena itu, Maluku Tengah juga perlu segera menuntaskan kompetisi agar tidak tertinggal.
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
“Zona lain telah selesai dan sudah mengantongi 10 pemain per zona yang akan ke provinsi. Jadi Maluku Tengah juga harus cepat,” tambahnya.
Hidayat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses mediasi pasca kericuhan suporter yang sempat berujung pada aksi pemalangan jalan. Ia menilai penyelesaian masalah melalui musyawarah dan pendekatan kekeluargaan menjadi bukti kuatnya persaudaraan masyarakat Maluku Tengah.
“Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah sama-sama membantu proses mediasi berlangsung. Peristiwa yang terjadi telah diselesaikan dengan baik melalui musyawarah dan semangat kekeluargaan,” ucapnya.
Ia berharap seluruh pihak kini dapat kembali fokus memberikan dukungan kepada para pemain muda yang tengah berjuang menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lapangan.
“Karena itu seluruh pihak diharapkan dapat kembali fokus mendukung talenta muda berbakat Maluku Tengah yang sedang berjuang menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” lanjut Hidayat.
Panitia juga mengajak seluruh suporter, ofisial tim, dan masyarakat untuk menjaga keamanan serta ketertiban selama sisa pertandingan berlangsung agar kompetisi berjalan aman, lancar, dan sukses hingga partai puncak.
“Kami ingin anak-anak muda berbakat di Maluku Tengah memiliki ruang untuk berkembang dan menunjukkan kualitas mereka. Turnamen ini menjadi salah satu jalan untuk membuka peluang itu bagi mereka,” tegas Hidayat.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi para peserta, panitia telah menyiapkan sejumlah hadiah pembinaan dan penghargaan. Juara I akan menerima trofi dan bonus pembinaan sebesar Rp10 juta, Juara II memperoleh trofi dan bonus Rp7,5 juta, sementara Juara III mendapatkan trofi dan bonus Rp5 juta. Selain itu, penghargaan Top Scorer dan Pemain Terbaik masing-masing akan menerima trofi serta bonus sebesar Rp1 juta.
Turnamen Soekarno Cup U17 sendiri diharapkan menjadi momentum lahirnya talenta-talenta muda sepak bola Maluku Tengah yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional. (HUAT)