RAJA AMPAT, MELANESIATIMES.COM – Tim gabungan Polres Raja Ampat, Basarnas, dan Pos TNI AL Waisai mengevakuasi sesosok jenazah yang diduga warga negara asing dari perairan Raja Ampat, Selasa (26/5/2026). Hingga malam ini, identitas korban belum terungkap.
Evakuasi berlangsung di tengah cuaca yang tidak menentu. Jenazah langsung dibawa ke RSUD Raja Ampat untuk proses identifikasi dan autopsi awal guna memastikan penyebab kematian.
Kapolres Raja Ampat AKBP James P. Tegai memimpin langsung operasi evakuasi. Informasi awal diperoleh dari laporan warga yang melihat benda mencurigakan mengapung di laut.
“Setelah mendapat informasi dari warga, kami langsung berkoordinasi dengan Basarnas dan turun ke lokasi untuk mengevakuasi korban ke Waisai,” kata Kasat Reskrim Polres Raja Ampat Iptu Arantaun.
Menurutnya, kondisi lapangan menyulitkan proses evakuasi. Namun kerja sama solid antara kepolisian, Basarnas, dan TNI AL membuat jenazah berhasil dievakuasi tanpa kendala berarti.
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Hingga kini polisi belum bisa memastikan identitas korban. Dugaan sementara mengarah pada warga negara asing, namun kepastian baru bisa diperoleh setelah proses identifikasi forensik selesai.
“Korban telah dibawa ke RSUD Raja Ampat. Identitasnya belum diketahui dan masih dalam tahap penyelidikan,” jelas Arantaun.
Polres Raja Ampat membuka kemungkinan berkoordinasi dengan Imigrasi dan kedutaan besar jika korban terbukti WNA. Penyidik juga tengah mendalami penyebab kematian, apakah akibat kecelakaan laut, tindak pidana, atau faktor lain.
Kapolres Raja Ampat mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait korban agar segera melapor. Data tersebut dinilai krusial untuk mempercepat proses identifikasi.
Kasus ini masih ditangani intensif oleh tim Reskrim Polres Raja Ampat. Penyelidikan diarahkan pada dua jalur: identifikasi korban dan pengungkapan penyebab kematian.