Melanesiatimes.com, Masohi Maluku Tengah – Pertandingan lanjutan turnamen sepak bola Soekarno Cup U17 di Masohi yang mempertemukan kesebelasan Lusitoa Fc (Negeri Haya) vs Amahai Putra Fc terpaksa dihentikan.
Laga perempatfinal yang semula berlangsung di lapangan Polres Maluku Tengah, jumat (29/05/2026) itu berakhir ricuh akibat ulah oknum suporter dari kedua tim.
Pertandingan yang berlangsung sengit sejak awal tersebut sejatinya dikuasi oleh kesebelasan asal Negeri Haya yakni Lusitoa Fc hingga menjelang akhir laga dan sempat unggul telak dengan skor 5-0 sebelum laga benar-benar usai.
Melihat kondisi keamanan yang tidak lagi kondusif, perangkat pertandingan bersama panitia pelaksana memutuskan untuk menghentikan laga sebelum waktu normal pertandingan berakhir.
Keputusan tersebut diambil demi menghindari situasi lebih meluas serta berusaha menjaga keselamatan pemain, ofisial tim, dan para penonton yang hadir.
Menanggapi situasi tersebut, Ketua ASKAB PSSI Kabupaten Maluku Tengah Halit Latuamury yang dikonfirmasi melalui saluran telepon pribadinya menjelaskan bahwa pertandingan akhirnya dihentikan karena keadaan sudah ricuh.
“wasit terpaksa menghentikan jalannya pertandingan babak kedua saat waktu normal masih tersisa 20 menitan,” ungkap Halit.
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Halit juga menambahkan jika berdasarkan aturan main yang sudah disepakati, maka kedua tim berpotensi didiskualifikasi sebab kejadian tersebut melibatkan kedua belah pihak.
Namun demikian, kata dia “keputusan itu tetap menjadi milik penyelenggara turnamen. Itulah sebabnya kami serahkan kepada penyelenggara Kabupaten untuk berkoordinasi ke Provinsi terkait keputusan apa yang akan diambil,” jelas Halit.
“dan sampai saat ini panitia masih mengevaluasi seluruh kejadian yang terjadi pada pertandingan kemarin. Jadi kami masih menunggu keputusan lanjutannya,” kata Halit.
Terlepas dari belum adanya keputusan resmi dari pihak penyelenggara kegiatan, namun hal ini secara langsung merugikan kedua tim terlebih Lusitoa Fc yang sudah diatas kertas bisa dibilang menang karena telah unggul telak 5-0 atas lawannya Amahai Putra Fc.
Meski diwarnai insiden kericuhan, turnamen Soekarno Cup tetap menjadi perhatian para pecinta sepak bola yang setiap hari mengikuti jalannya turnamen baik secara langsung di lapangan maupun lewat media sosial.
Dibutuhkan evaluasi menyeluruh dari kepanitiaan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali pada laga-laga berikutnya dalam turnamen Soekarno Cup U17 tahun 2026. (HUAT)