Melanesiatimes.com – Direktur eksekutif sekaligus funder Galidata.id, Bey Arief Budiman menyampaikan bahwa berdasarkan hasil data yang didapatkan berdasarkan survei, bahwa Pilpres 2024 berpeluang besar terjadi dalam 2 putaran.
“Bahwa pemilihan Presiden akan berlangsung dua putaran,” kata Bey dalam rilis surveinya yang dilakukan di Hotel Tamarin, Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/1).
Hal ini disampaikan Bey karena hasil survei yang ia lakukan, belum ada Capres-Cawapres yang tembus 51%. Sehingga ada peluang besar Pemilu nanti akan terjadi dalam dua putaran.
Tidak ada pasangan calon lebih besar dari 51% suara,” ujarnya.
Kemudian, ia juga menyebut bahwa peluang besar Ganjar Pranowo – Mahfud MD dan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka akan masuk dalam putaran kedua. Hal ini karena selisih suara dari kedua pasangan Capres-Cawapres tersebut terbilang tipis.
“Pasangan Prabowo-Gibran dan Ganjar Mahfud terpaut selisih tipis dalam area margin of error. Kemungkinan besar dua pasangan ini yang akan lolos pada putaran kedua,” jelasnya.
1 / 1
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Sekadar diketahui, bahwa survei dilakukan dalam rentang waktu 24 Desember 2023 – 6 Januari 2024. Jumlah responden yang dijadikan sample survei sebanyak 1.200 responden yang berada di seluruh Provinsi di Indonesia.
Dari survei tersebut, ditemukan elektabilitas Capres-Cawapres 2024. Hasilnya adalah ;
– Ganjar Pranowo – Mahfud MD : 36,2%
– Prabo Subianto – Gibran Rakabuming Raka : 33,3%
– Anies Rasyid Baswedan – Abdul Muhaimin Iskandar : 26,1%
Survei tersebut memiliki sampling error sebanyak 2,83% dengan margin of error (MoE) 3,2% dan tingkat kepercayaan sebesar 95%.
Sumber : koma.id