RAJA AMPAT, MELANESIATIMES.COM — Memperingati Milad ke-60 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), KAHMI Kabupaten Raja Ampat menggelar tasyakuran sekaligus mempererat silaturahmi antaralumni HMI di Kabupaten Raja Ampat.
Momentum tersebut tidak hanya menjadi ruang refleksi perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kembali semangat keumatan dan kebangsaan yang menjadi bagian penting dari perjalanan kader dan alumni HMI.
Dalam pertemuan itu, keluarga besar KAHMI Raja Ampat turut membahas sejumlah agenda organisasi, termasuk pendataan kembali anggota dan alumni serta persiapan menghadapi Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) KAHMI Papua Barat Daya (PBD).
Koordinator KAHMI Raja Ampat, Umar Wailissa menyampaikan bahwa, terdapat sejumlah agenda organisasi yang sebelumnya telah direncanakan namun masih mengalami penundaan karena beberapa kendala teknis dan organisasi.
Salah satunya berkaitan dengan agenda seminar yang sebelumnya telah dibahas dalam pertemuan organisasi.
“Masih tertunda masalah ini, soal seminar. Mungkin masih ada beberapa kendala-kendala yang disusul oleh organisasi,” ujarnya.
Ia berharap berbagai agenda tersebut dapat dibahas secara bersama melalui komunikasi dan diskusi, sehingga setiap persoalan organisasi dapat dicarikan solusi secara kolektif.
Lebih dari sekadar agenda internal, peringatan Milad ke-60 KAHMI menjadi momentum untuk merawat hubungan kekeluargaan sekaligus memperkuat kontribusi alumni HMI di tengah masyarakat.
1 / 1
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Menurutnya, silaturahmi tidak hanya menjadi tanggung jawab seorang koordinator, melainkan harus dijaga dan dirawat bersama oleh seluruh keluarga besar KAHMI.
“Saya berharap bahwa silaturahmi ini terus terjalin, terus dirawat baik,” katanya.
Semangat tersebut dinilai penting karena alumni HMI memiliki ruang pengabdian yang luas, baik dalam kehidupan sosial kemasyarakatan maupun dalam pembangunan daerah.
Dalam perspektif keumatan, KAHMI diharapkan dapat terus mengambil bagian dalam membangun kepedulian sosial, memperkuat persaudaraan, serta mendorong lahirnya gagasan yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Sementara dalam perspektif kebangsaan, keberadaan KAHMI diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya menjaga persatuan, memperkuat kehidupan demokrasi, serta mendorong pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Pertemuan Milad ke-60 tersebut juga menjadi ruang untuk membicarakan agenda Rakorwil KAHMI Papua Barat Daya.
Rakorwil diharapkan menjadi forum konsolidasi antar-KAHMI di wilayah Papua Barat Daya untuk menyatukan gagasan dan memperkuat koordinasi organisasi.
KAHMI Raja Ampat melihat momentum tersebut sebagai kesempatan untuk memperkuat komunikasi antarkader dan alumni sekaligus merumuskan agenda organisasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di Papua Barat Daya.
Dengan semangat keumatan dan kebangsaan, KAHMI Raja Ampat berharap perjalanan organisasi ke depan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui kerja-kerja nyata yang memberikan kontribusi bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.