Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Ikatan Keluarga Lamaholot (IKL) Kota Sorong resmi melantik pengurus baru masa bakti 2026–2031 dalam sebuah acara yang berlangsung penuh khidmat, hangat, dan sarat nuansa kekeluargaan. Pelantikan yang digelar pada Senin (1/6/2026).
Pelantikan tersebut mengusung tema “Menumbuhkan Rasa Memiliki, Kebersamaan, dan Kekeluargaan” sebagai landasan dalam memperkuat soliditas organisasi ke depan.
Kegiatan pelantikan dihadiri langsung oleh Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, Ketua TP PKK Kota Sorong, Jemima Elisabeth Windesi Lobat, serta Asisten Bidang Administrasi Umum, Musa Fonataba.
Kehadiran para pejabat daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap keberadaan organisasi kemasyarakatan yang berkontribusi dalam menjaga persatuan dan keharmonisan sosial di Kota Sorong.
Prosesi pelantikan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan, disaksikan oleh para tokoh masyarakat, anggota organisasi, serta tamu undangan. Momen ini sekaligus menjadi tonggak baru bagi IKL Kota Sorong dalam melanjutkan perannya sebagai wadah pemersatu masyarakat Lamaholot yang berada di tanah rantau.
Dengan kepengurusan yang baru, IKL Kota Sorong diharapkan mampu menghadirkan berbagai program yang menyentuh kebutuhan anggota sekaligus memperkuat hubungan sosial antarwarga.
Kepengurusan periode 2026–2031 juga diharapkan dapat menjalankan roda organisasi secara lebih efektif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Ikatan Keluarga Lamaholot sendiri merupakan organisasi yang menghimpun masyarakat diaspora Lamaholot yang berasal dari Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, dan Kabupaten Alor. Organisasi ini hadir sebagai sarana mempererat tali persaudaraan, melestarikan budaya leluhur, serta menjaga identitas masyarakat Lamaholot di perantauan.
Di tengah keberagaman masyarakat Kota Sorong, keberadaan IKL dinilai memiliki peran strategis dalam membangun harmoni sosial dan memperkuat nilai toleransi antarwarga.
Melalui berbagai kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan, organisasi ini terus berupaya menjadi jembatan yang mempererat hubungan antaranggota maupun dengan masyarakat luas.
Wali Kota Sorong dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas semangat persatuan yang terus dijaga oleh masyarakat Lamaholot. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjadi motor penggerak organisasi dalam memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan kehidupan sosial kemasyarakatan.
Selain menjadi wadah pemersatu, IKL juga diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi keluarga, serta pelestarian budaya daerah asal yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.
Tema yang diangkat dalam pelantikan kali ini dinilai relevan dengan tantangan kehidupan masyarakat modern, di mana rasa memiliki terhadap organisasi, semangat kebersamaan, dan nilai kekeluargaan menjadi modal penting dalam menjaga kekompakan komunitas.
Melalui kepengurusan masa bakti 2026–2031, IKL Kota Sorong optimistis dapat terus berkembang menjadi organisasi yang solid, inklusif, dan bermanfaat bagi seluruh anggotanya, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera di Kota Sorong.