Melanesiatimes.com, Kota Sorong — Pemerintah Kota Sorong yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Sorong, Tamrin Tajuddin, S.T., M.M., menghadiri kegiatan Apel Pagi yang dirangkaikan dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba Hands Hygiene dan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di RS Sele Be Solu, Jalan Basuki Rahmat Km 11,5, Kota Sorong.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan diikuti oleh jajaran manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, serta pegawai di lingkungan RS Sele Be Solu. Apel pagi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Sorong, Yoel Oktofianus Gifelem, S.T., Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sorong, Lodwig C.A. Malaseme, S.H., serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sorong, James Burung, S.Sos., M.M.
Dalam kesempatan tersebut, para pemenang lomba Hands Hygiene dan Bantuan Hidup Dasar menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, keterampilan, serta komitmen mereka dalam menerapkan standar pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Lomba Hands Hygiene merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran tenaga kesehatan mengenai pentingnya kebersihan tangan dalam mencegah penyebaran infeksi di lingkungan pelayanan kesehatan.
Penerapan kebersihan tangan yang baik menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan pasien maupun petugas medis.
Sementara itu, lomba Bantuan Hidup Dasar (BHD) bertujuan mengasah kemampuan tenaga kesehatan dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan.
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Keterampilan tersebut dinilai sangat penting untuk meningkatkan peluang keselamatan pasien sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sorong, Tamrin Tajuddin, menyampaikan bahwa tenaga kesehatan memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, peningkatan kompetensi dan profesionalisme harus terus didorong melalui berbagai kegiatan edukatif dan kompetitif.
Menurutnya, penghargaan yang diberikan tidak hanya menjadi simbol kemenangan dalam perlombaan, tetapi juga merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras dan kontribusi nyata tenaga kesehatan dalam menjaga mutu layanan kesehatan di Kota Sorong.
Pemerintah Kota Sorong, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor kesehatan.
Hal tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh tenaga kesehatan di RS Sele Be Solu maupun fasilitas kesehatan lainnya dapat terus meningkatkan kompetensi, disiplin, dan semangat pengabdian. Dengan demikian, kualitas pelayanan kesehatan di Kota Sorong dapat semakin baik dan mampu memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh masyarakat.