Melanesiatimes.com, Kota Sorong PBD – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat Daya (DPRP PBD) Daerah Pemilihan (Dapil) II Kota Sorong, Sukriyadi, melaksanakan Reses Tahap II Tahun 2026 dengan mengusung tema “Bersama Rakyat Membangun Daerah”.
Kegiatan reses tersebut dilaksanakan selama lima hari, mulai 18 hingga 22 Agustus 2026, dengan menyambangi tiga titik di wilayah Kota Sorong, yakni Kelurahan Klawuyuk, Kelurahan Klasaman dan Kelurahan Klasabi.
Dalam pelaksanaan reses, Sukriyadi secara langsung bertemu dan berdialog dengan masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi serta kebutuhan yang dihadapi warga di masing-masing wilayah.
Salah satu persoalan utama yang disampaikan masyarakat adalah keterbatasan akses air bersih, terutama ketika memasuki musim kemarau seperti yang terjadi saat ini. Kondisi tersebut dinilai cukup menyulitkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Atas persoalan tersebut, masyarakat mengusulkan adanya bantuan pembangunan sumur bor sebagai salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan air bersih secara berkelanjutan.
“Yang pertama, masyarakat menyampaikan aspirasi terkait keterbatasan air bersih, apalagi di musim kemarau seperti saat ini. Karena itu, masyarakat meminta bantuan sumur bor,” kata Sukriyadi.
Selain persoalan air bersih, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan penerangan jalan lingkungan. Menurut warga, penerangan jalan menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan pada malam hari.
Aspirasi lainnya yang turut disampaikan adalah kebutuhan bantuan mesin alkon. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran, mengingat kejadian kebakaran belakangan ini cukup sering terjadi, khususnya di kawasan permukiman yang padat penduduk.
“Yang kedua, masyarakat meminta bantuan penerangan jalan lingkungan. Kemudian yang ketiga, bantuan mesin alkon untuk mengantisipasi fenomena kebakaran yang akhir-akhir ini sering terjadi, terutama di daerah padat penduduk,” ujarnya.
Sukriyadi menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam pelaksanaan reses akan menjadi catatan penting untuk kemudian diteruskan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Ia mengatakan, reses bukan hanya menjadi agenda rutin anggota legislatif, tetapi merupakan momentum penting untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan warga dapat diperjuangkan melalui lembaga legislatif.
“Kami akan menyampaikan aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam reses tahap II ini kepada OPD terkait. Mudah-mudahan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat ditindaklanjuti dan direalisasikan sesuai dengan kemampuan anggaran pemerintah daerah,” jelasnya.
Selain menyerap aspirasi, dalam rangkaian kegiatan reses tersebut Sukriyadi juga menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan membagikan bantuan sembako berupa beras kepada warga di sejumlah titik pelaksanaan reses.
Pembagian sembako tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi bentuk kepedulian dan kedekatan wakil rakyat dengan masyarakat yang berada di daerah pemilihannya.
Sukriyadi yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Papua Barat Daya menambahkan, komunikasi dan sinergi antara masyarakat dengan wakil rakyat harus terus dibangun. Menurutnya, pembangunan daerah akan berjalan lebih baik apabila program pemerintah benar-benar berdasarkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
“Prinsipnya, kami ingin terus hadir bersama masyarakat, mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan mereka, kemudian memperjuangkan aspirasi tersebut agar dapat menjadi bagian dari program pembangunan daerah,” pungkasnya.
Melalui pelaksanaan Reses Tahap II Tahun 2026 ini, diharapkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di Kelurahan Klawuyuk, Klasaman dan Klasabi dapat memperoleh perhatian dari pemerintah, khususnya terkait kebutuhan dasar, infrastruktur lingkungan dan upaya peningkatan keamanan serta kenyamanan masyarakat.