RAJA AMPAT, MELANESIATIMES.COM — Pelatihan wasit sepak bola di Distrik Misool Utara, Kabupaten Raja Ampat, jadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas perangkat pertandingan sekaligus mendukung perkembangan sepak bola di wilayah kepulauan.
Kegiatan yang dimulai Rabu, 26 Agustus 2026, ini diikuti 40 peserta dari lima kampung di Distrik Misool Utara. Warga menyambut antusias karena pelatihan ini memberi kesempatan kepada generasi muda untuk belajar aturan dan keterampilan perwasitan.
Ketua Komisi I DPRK Raja Ampat, Anwar Kopong, menilai kualitas wasit penting untuk menciptakan kompetisi yang sehat, adil, dan profesional.
Menurutnya, wasit bukan cuma harus paham aturan, tetapi juga tegas, objektif, berani mengambil keputusan, mampu mengendalikan pertandingan, serta punya integritas dan disiplin.
“Wasit yang berkualitas akan menghasilkan pertandingan yang berkualitas. Wasit harus paham aturan, tegas saat mengambil keputusan, tetapi tetap bijaksana dan objektif. Ini penting untuk membangun sepak bola yang sehat di Raja Ampat,” ujar Anwar.
Ia menegaskan, keputusan wasit harus berdasarkan aturan permainan dan tidak dipengaruhi tekanan dari pemain, tim, maupun penonton. Karena itu, pembinaan wasit harus berjalan beriringan dengan pembinaan pemain dan pelatih.
“Jangan sampai pemainnya berkembang, tetapi perangkat pertandingannya tidak ikut berkembang. Kita butuh keseimbangan. Pemain dibina, pelatih dibina, dan wasit juga harus mendapat pendidikan yang baik,” katanya.
Ia berharap pelatihan seperti ini bisa digelar rutin agar peserta terus meningkatkan kemampuan dan mendapat pengalaman memimpin pertandingan.
Dengan melibatkan peserta dari lima kampung, kegiatan ini diharapkan bisa menambah jumlah wasit lokal di Misool Utara untuk mendukung kompetisi antarkampung maupun turnamen tingkat distrik hingga Kabupaten.
Anwar menegaskan, pembinaan wasit harus terus dilakukan agar kemajuan sepak bola Raja Ampat tidak hanya dilihat dari banyaknya pertandingan, tetapi juga dari kualitas penyelenggaraan, profesionalisme, integritas, dan sportivitas perangkat pertandingan.
“Kalau kita ingin sepak bola maju, fondasinya harus dibangun dari sekarang. Dari Misool Utara kita berharap lahir wasit-wasit berkualitas yang nantinya mampu memimpin pertandingan di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.