Melanesiatimes.com, Kota Sorong PBD – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat Daya terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan pemilih. Upaya tersebut dilakukan melalui audiensi bersama Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN), Kamis (27/8/2026).
Audiensi dipimpin langsung Ketua KPU Provinsi Papua Barat Daya, Andarias Daniel Kambu, didampingi Anggota KPU Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Fatmawati Annas, serta Anggota KPU Divisi Hukum dan Pengawasan, Alexander Duwit.
Rombongan KPU Papua Barat Daya diterima langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Sorong, Dr. H. Muhammad Ali, M.M., M.H. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi sekaligus membahas peluang kerja sama antara KPU dan perguruan tinggi dalam meningkatkan pemahaman kepemiluan serta partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi.
Dalam pertemuan itu, KPU Papua Barat Daya menekankan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan pendidikan pemilih. Lingkungan kampus dinilai memiliki peran penting dalam membentuk pemilih muda yang tidak hanya memahami proses demokrasi, tetapi juga mampu bersikap kritis dan bertanggung jawab.
Mahasiswa sebagai bagian dari kelompok pemilih pemula dan pemilih muda memiliki posisi strategis dalam menentukan kualitas demokrasi ke depan. Karena itu, pendidikan pemilih di lingkungan kampus diharapkan tidak berhenti pada pemahaman teknis kepemiluan, tetapi juga mendorong kesadaran mahasiswa untuk terlibat aktif dalam kehidupan demokrasi.
“Perguruan tinggi merupakan salah satu mitra strategis dalam pendidikan pemilih, terutama untuk menjangkau pemilih muda dan pemilih pemula. Kami berharap sinergi ini dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan pemahaman kepemiluan kepada mahasiswa,” ujar perwakilan KPU Papua Barat Daya.
Rektor UNAMIN, Dr. H. Muhammad Ali, M.M., M.H., menyambut baik langkah KPU Papua Barat Daya tersebut. Pihak universitas menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi kegiatan pendidikan pemilih secara berkala sekaligus mendukung rencana kerja sama yang akan ditindaklanjuti bersama.
“Kami menyambut baik kerja sama ini dan siap mendukung kegiatan pendidikan pemilih di lingkungan kampus. Ini penting agar mahasiswa memiliki pemahaman yang baik mengenai kepemiluan dan demokrasi,” kata Muhammad Ali.
Tak hanya melibatkan UNAMIN, pihak universitas juga membuka ruang untuk mengikutsertakan perguruan tinggi lainnya dalam kegiatan yang nantinya dirancang bersama KPU Papua Barat Daya.
Kolaborasi lintas perguruan tinggi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pendidikan pemilih sekaligus menciptakan ruang dialog kepemiluan yang lebih terbuka di kalangan mahasiswa dan civitas akademika.
Melalui sinergi antara penyelenggara pemilu dan dunia pendidikan, pendidikan pemilih di Papua Barat Daya diharapkan semakin kuat dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang sadar politik, memahami hak dan kewajibannya sebagai pemilih, serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas.