Melanesiatimes.com, Masohi Maluku Tengah – Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat berperan sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Gagasan tersebut menjadi semangat yang diusung dalam peluncuran Program Jum’at Berkah yang digagas Samudera UMKM di halaman Masjid Ibnu Abdullah, Kota Masohi, pada Jumat (31/7/2026).
Program yang mengusung tema “Menghidupkan Masjid, Memakmurkan Umat, dan Menguatkan Ekonomi Masyarakat Melalui UMKM” itu mendapat apresiasi penuh dari Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir.
Menurutnya, program tersebut merupakan contoh nyata sinergi antara nilai-nilai keagamaan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam sambutannya, Zulkarnain menegaskan bahwa pembangunan ekonomi tidak hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi sosial dan keagamaan yang memiliki kepedulian terhadap pemberdayaan ekonomi umat.
“Program seperti ini patut diapresiasi karena menghadirkan konsep yang sangat mulia. Masjid tidak hanya dihidupkan sebagai pusat ibadah, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan UMKM,” kata Zulkarnain.
Ia menjelaskan, apabila aktivitas keagamaan berjalan beriringan dengan tumbuhnya sektor UMKM, maka manfaatnya akan dirasakan secara luas oleh masyarakat.
“Masjid bukan hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan umat. Ketika aktivitas keagamaan berjalan seiring dengan tumbuhnya UMKM, maka keberkahan akan hadir, ekonomi masyarakat bergerak, dan kesejahteraan dapat dirasakan lebih luas,” ujarnya.
1 / 5
Video Viral
👇👇👇
Yanto Ijie
Sambangi Rumah Kumuh Kota Sorong
Tonton Juga Serial Lagu Terbaru
👇👇👇
Lagu Viral \"Veronika\"
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Video Viral
👇👇👇
AG Bantu Bahan Bangunan
Rumah Kumuh Kota Sorong
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Film Anak Sorong Aurora🖤
Bupati juga menilai UMKM memiliki posisi yang sangat strategis sebagai penggerak ekonomi daerah. Selain membuka lapangan pekerjaan, sektor tersebut mampu mendorong lahirnya kreativitas masyarakat sekaligus memperkuat perputaran ekonomi di tingkat lokal.
“Dari UMKM lahir lapangan kerja, tumbuh kreativitas, dan berputarnya ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah akan terus hadir memberikan dukungan agar para pelaku UMKM semakin berkembang dan mampu bersaing,” tegasnya.
Komitmen tersebut, lanjut Zulkarnain, akan diwujudkan melalui dukungan terhadap berbagai program dan inovasi yang dapat meningkatkan kapasitas pelaku UMKM sehingga mampu naik kelas dan menjadi keuatan utama ekonomi daerah.
“Pemkab Maluku Tengah akan terus mendukung setiap langkah dan inovasi yang memperkuat pelaku UMKM agar semakin naik kelas, semakin berdaya saing, dan semakin mampu menjadi penggerak ekonomi lokal,” imbuhnya.
Menutup sambutannya, Zulkarnain berharap Program Jum’at Berkah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan berkembang menjadi gerakan bersama dalam membangun ekonomi umat berbasis masjid.
“Kami berharap Program Jum’at Berkah ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan yang mampu mempererat ukhuwah, memperkuat kepedulian sosial, sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat,” pungkasnya.
Peluncuran Program Jum’at Berkah turut dihadiri para Asisten, Staf Ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah, para alim ulama, tokoh agama, imam masjid dan kepenghuluan, Ketua Samudera UMKM beserta jajaran pengurus, serta para pelaku UMKM.