RAJA AMPAT, MELANESIATIMES.COM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Raja Ampat mengintensifkan program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) melalui sosialisasi di pusat-pusat keramaian. Salah satu titik fokus kegiatan ini dilaksanakan di kawasan pasar tradisional Kota Waisai guna memastikan validitas data pemilih secara berkesinambungan, Rabu (29/7/26).
Ketua Divisi Sosdikli Parmas dan SDM KPU Kabupaten Raja Ampat, A. Rasyid Nurlette, menjelaskan bahwa program PDPB dirancang sebagai agenda jangka panjang yang mencakup rentang waktu sebelum, saat, hingga setelah pemilu. Langkah ini diambil mengingat karakter demografi dan kependudukan masyarakat yang sangat dinamis serta terus berubah dari waktu ke waktu.
Dalam pelaksanaannya, KPU menggunakan metode sosialisasi tidak langsung dengan membagikan brosur informatif kepada masyarakat. Muatan brosur tersebut difokuskan pada ajakan dan panduan bagi warga agar dapat memastikan serta memeriksa data diri mereka sejak dini, jauh sebelum tahapan inti pemilu resmi dimulai.
1 / 5
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Tonton Juga Serial Lagu Terbaru
👇👇👇
Lagu Viral \"Veronika\"
Video Viral
👇👇👇
Yanto Ijie
Sambangi Rumah Kumuh Kota Sorong
Video Viral
👇👇👇
AG Bantu Bahan Bangunan
Rumah Kumuh Kota Sorong
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Film Anak Sorong Aurora🖤
Pemilihan pasar tradisional sebagai lokasi sosialisasi didasarkan pada pertimbangan strategis. Pasar dinilai sebagai tempat berkumpulnya berbagai elemen masyarakat yang tepat untuk menyentuh seluruh segmentasi pemilih secara luas, termasuk pemilih pemula, kelompok marginal, serta kelompok perempuan.
Melalui pelaksanaan agenda sosialisasi berkelanjutan ini, KPU menetapkan tiga poin target utama, yaitu:
- Menjaga keakuratan data pemilih secara berkala guna merespons dinamika kependudukan di lapangan.
- Memperbaiki potensi masalah terkait daftar pemilih yang kerap muncul di setiap penyelenggaraan pemilu.
- Meningkatkan partisipasi aktif masyarakat untuk memeriksa nama mereka dalam daftar pemilih, serta memfasilitasi warga yang belum terdaftar agar segera terakomodasi.
Dengan adanya kegiatan ini, KPU berharap kesadaran masyarakat dalam mengawal hak pilihnya semakin meningkat sehingga kualitas daftar pemilih di masa mendatang menjadi jauh lebih akurat, transparan, dan akuntabel.