Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Pemerintah Kota Sorong mendorong penguatan tata kelola data sebagai bagian penting dalam mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan dalam Forum Satu Data Indonesia (SDI) Tingkat Kota Sorong yang digelar di Gedung Lambertus Jitmau, Pemerintah Kota Sorong, Senin (7/9/2026).
Sambutan Wali Kota Sorong yang dibacakan Sekretaris Daerah Kota Sorong Ruddy R. Lakku menegaskan bahwa penyelenggaraan Satu Data Indonesia merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.
Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan mewujudkan tata kelola data pemerintahan yang lebih baik, efektif, terpadu, akurat, dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antara instansi pemerintah pusat maupun daerah.
“Forum Satu Data Indonesia merupakan momentum penting bagi kita untuk menyatukan visi dan langkah dalam pengelolaan data di Kota Sorong,” demikian sambutan Wali Kota yang dibacakan Sekda Ruddy R. Lakku.
Ia menegaskan, data yang akurat, andal dan terkini merupakan fondasi utama dalam proses perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi pembangunan daerah.
Dengan data yang terintegrasi, pemerintah diharapkan mampu mengambil keputusan secara lebih tepat sasaran, mengalokasikan sumber daya secara efektif dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di tengah perkembangan era digital, tantangan pengelolaan data dinilai semakin kompleks. Karena itu, setiap perangkat daerah dituntut memastikan data yang dikelola memiliki kualitas yang baik, mudah diakses serta dapat dimanfaatkan oleh seluruh pemangku kepentingan.
Melalui forum tersebut, Pemkot Sorong mendorong peningkatan pemahaman mengenai pentingnya Satu Data Indonesia, membangun sinergi dan kolaborasi antarp perangkat daerah, memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang statistik dan pengelolaan data, serta mempercepat terwujudnya Satu Data Indonesia di Kota Sorong.
Wali Kota Sorong juga mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang berperan sebagai produsen data agar memiliki komitmen penuh dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia.
“Mari kita jadikan data sebagai landasan utama dalam setiap pengambilan keputusan. Mari kita jadikan data sebagai penggerak pembangunan untuk mewujudkan visi dan misi Indonesia pada umumnya dan visi misi Kota Sorong pada khususnya,” tegasnya.
1 / 1
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Sementara itu, Kepala BPS Kota Sorong, Tri Rotua Maulina Siagian, S.Pt., MM., dalam pemaparannya menjelaskan bahwa keberhasilan implementasi Satu Data Indonesia membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh perangkat daerah.
Ia menjelaskan, setiap wilayah kerja perlu memiliki terminal data masing-masing, sementara RPS Kota Sorong diharapkan menjadi salah satu terminal data bagi Pemerintah Kota Sorong.
Tri Rotua kemudian menjelaskan bahwa Satu Data Indonesia merupakan kebijakan tata kelola data pemerintah untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Data yang kita gunakan dalam pemerintahan harus benar-benar akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
Menurutnya, data juga harus mudah diakses dan dibagipakaikan antarinstansi pemerintah melalui penerapan standar data, metadata, interoperabilitas data, serta penggunaan kode referensi dan data induk.
Ia menambahkan, Satu Data Indonesia menjadi acuan dan pedoman bagi instansi pusat maupun daerah dalam penyelenggaraan tata kelola data untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian pembangunan.
“Ketersediaan data ini harus selalu siap. Jadi, ketika ada instansi atau OPD yang ingin melaksanakan suatu kegiatan, mereka bisa mendapatkan data tersebut dengan mudah,” katanya.
Selain menjamin ketersediaan data, implementasi Satu Data Indonesia juga dinilai dapat mendorong keterbukaan dan transparansi data pemerintah.
Dengan tata kelola data yang baik, pemerintah diharapkan mampu membangun proses perencanaan dan perumusan kebijakan pembangunan yang lebih berbasis data, terukur dan tepat sasaran.
Forum Satu Data Indonesia Tingkat Kota Sorong ini menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman sekaligus memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan agar pengelolaan data di lingkungan Pemerintah Kota Sorong dapat berjalan secara terpadu dan berkelanjutan.