Melanesiatimes.com, Sorong Selatan — Polres Sorong Selatan menggelar audiensi dan mediasi bersama para pihak terkait guna membahas dinamika sosial yang terjadi di Kabupaten Sorong Selatan pasca peristiwa hilangnya Sdri. Ester K. Kondjol. Pertemuan yang berlangsung di Aula Sembra Polres Sorong Selatan, Selasa (19/5/2026)
Audiens berakhir dengan kesepakatan damai serta komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sorong Selatan Gleen Rooi Molle dan dihadiri unsur Pemerintah Daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, pimpinan LMA, serta keluarga dari kedua belah pihak yang terlibat.
Dalam forum tersebut, Kasat Binmas Polres Sorong Selatan IPTU Urmadin menegaskan harapan agar seluruh persoalan dapat diselesaikan secara kekeluargaan demi memulihkan hubungan harmonis di tengah masyarakat.
“Kami berharap permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik sehingga hubungan kekeluargaan dapat kembali harmonis dan kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Sorong Selatan AKP Algeredo A.A. Jarisetouw mengapresiasi seluruh pihak yang tetap menjaga situasi kamtibmas selama proses penyelesaian berlangsung.
“Forum ini diharapkan dapat menghasilkan solusi terbaik demi menjamin keamanan dan kondusivitas wilayah Kabupaten Sorong Selatan,” katanya.
Ketua LMA Nasawat Marthen Saflesa juga memberikan apresiasi kepada Polres Sorong Selatan yang telah memfasilitasi pertemuan damai tersebut.
“Seluruh pihak yang hadir harus memiliki niat untuk berdamai sehingga tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Ketua LMA Tehit Alfius Thesia yang menilai langkah Polres Sorong Selatan berhasil menjaga situasi tetap aman selama proses pencarian dan penyelesaian masalah berlangsung.
“Kami berharap pembahasan permasalahan ini mengarah pada inti persoalan sehingga tidak berkepanjangan,” ujarnya.
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan melalui Abraham Thesia turut menyampaikan pesan Bupati agar seluruh masyarakat tetap menjaga keamanan daerah dan tidak mudah terprovokasi.
“Pemerintah hadir untuk melayani masyarakat tanpa membedakan kelompok tertentu,” katanya.
Dalam mediasi tersebut, pihak keluarga Ester K. Kondjol juga menyampaikan permohonan maaf terkait insiden di Pasar Kajase yang sempat menyebabkan masyarakat Nasawat mengalami pengusiran dari area pasar.
“Kami memohon maaf atas tindakan spontanitas keluarga yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat Nasawat,” ujar Jems Kondjol mewakili keluarga.
Pihak masyarakat Nasawat kemudian meminta adanya kepastian dan jaminan agar aktivitas jual beli di Pasar Kajase dapat kembali berjalan normal tanpa adanya pembatasan.
Selain membahas perdamaian kedua belah pihak, forum juga menyoroti persoalan peredaran minuman keras yang dinilai menjadi salah satu pemicu konflik sosial di wilayah tersebut. Sekda Kabupaten Sorong Selatan Agustinus Wamafma menegaskan bahwa Pemerintah Daerah akan membahas penerapan Perda terkait miras.
“Pasar Kajase merupakan fasilitas umum untuk seluruh masyarakat Kabupaten Sorong Selatan dan pemerintah akan membahas persoalan miras karena menjadi pemicu utama berbagai permasalahan,” tegasnya.
Puncak mediasi ditandai dengan pembacaan surat kesepakatan bersama pada pukul 18.30 WIT. Dalam kesepakatan tersebut, seluruh pihak menyatakan bahwa persoalan hilangnya Sdri. Ester Konjol telah diselesaikan secara musyawarah dan mufakat.
Selain itu, seluruh elemen adat dan masyarakat menolak aksi pemalangan jalan maupun fasilitas umum serta berkomitmen mengedepankan dialog dan penyelesaian secara adat.
Kesepakatan juga memuat penolakan terhadap peredaran minuman keras di wilayah Kabupaten Sorong Selatan serta dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah dan TNI-Polri dalam pemberantasan miras demi menjaga harkamtibmas tetap aman dan kondusif.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, menyanyikan lagu rohani “Hormat Bagi Allah Bapa”, foto bersama, serta pembuatan testimoni. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 19.10 WIT dalam keadaan aman dan lancar.