Melanesiatimes.com, Kota Sorong — Sejumlah mama Papua menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Wali Kota Sorong, Selasa, guna menyampaikan berbagai aspirasi terkait kondisi Pasar Modern Rufei yang dinilai kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Sorong. Selasa (19/5/2026).
Dalam aksi tersebut, para pedagang menyoroti minimnya perhatian pemerintah terhadap aktivitas dan kondisi pasar modern yang selama ini menjadi tempat mereka mencari nafkah. Massa aksi menyebut sudah sekitar empat tahun terakhir pemerintah kota belum pernah turun langsung meninjau kondisi pasar tersebut.
“Sudah empat tahun pemerintah Kota Sorong tidak pernah melihat Pasar Modern. Mulai dari PJ sampai jadi Wali Kota, Septinus Lobat tidak pernah turun ke Pasar Modern,” ungkap Meri selaku koordinator.
Massa aksi juga meminta agar dapat bertemu langsung dengan Wali Kota Sorong, namun saat aksi berlangsung Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, diketahui sedang berada di luar Kota Sorong.
Tak lama berselang, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Sorong, Jeremias Gembenop, menemui para demonstran dan menerima langsung aspirasi yang disampaikan mama Papua.
Dalam penyampaiannya, massa aksi yang dipimpin Mama Meri Salamuk menyampaikan beberapa tuntutan kepada Pemerintah Kota Sorong, di antaranya:
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
- Meminta transportasi taksi kota dapat beroperasi dan berputar di dalam kawasan Pasar Modern Rufei,
- Meminta pemekaran Polsek di wilayah pasar, hingga ancaman akan mengosongkan pasar apabila aspirasi mereka tidak direspons pemerintah.
- Massa juga menyampaikan dukungan politik kepada pemerintah daerah apabila aspirasi mereka diperhatikan.
- Kalau pemerintah Kota Sorong tidak mendengar aspirasi kami, maka kami akan kosongkan Pasar Modern Rufei.
Dalam kesempatan tersebut, mama Papua juga mempertanyakan mengapa Wali Kota Sorong belum pernah turun langsung ke kawasan Rufei dan hanya sebatas mengunjungi wilayah Jembatan Puri.
Menanggapi tuntutan tersebut, Jeremias Gembenop mengatakan pemerintah menerima seluruh aspirasi yang disampaikan para pedagang dan akan menindaklanjutinya melalui koordinasi bersama pihak terkait.
“Atas nama pemerintah kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada Mama Papua yang sudah kesini dan kami menerima aspirasi ini. Mama Papua selama ini sudah menaati pemerintah untuk berjualan di Pasar Modern Rufei” ujar Gembenop
Namun dalam proses perjalanannya tentu ada persoalan yang terjadi, oleh sebab itu kita butuh koordinasi.
“Saat ini kami sudah menerima aspirasi dari mama Papua dan akan ditindaklanjuti,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, Jeremias Gembenop juga meminta lima orang perwakilan mama Papua untuk bertemu langsung dengan Wakil Wali Kota Sorong, Hi. Anshar Karim, guna menyampaikan aspirasi mereka secara resmi kepada Pemerintah Kota Sorong.