Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Lembaga Pemberdayaan UMKM bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) UMKM Cendrawasih Indonesia menggelar kegiatan sosialisasi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Sorong, Papua Barat Daya. Kegiatan ini berlangsung di Kantor YPBH UMKM CI Lantai 2, Ruko Lido, Jalan Yos Sudarso No. 33, pada Sabtu (25/4/2026)
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber utama Kariadi, SH, MH, selaku pendiri sekaligus pembina yayasan, serta perwakilan dari Bank Muamalat Cabang Sorong. Dalam kesempatan itu, pihak Bank Muamalat juga membuka layanan langsung bagi peserta untuk pembuatan rekening dan QRIS.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM terkait penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran digital guna memudahkan transaksi antara pelaku usaha dan konsumen. Selain itu, peserta juga mendapatkan informasi terkait pendampingan pengurusan perizinan usaha, sertifikasi halal, hingga bantuan hukum bagi pelaku UMKM dan keluarganya.
Kariadi dalam pemaparannya menegaskan pentingnya peran UMKM sebagai pilar utama dalam menggerakkan roda perekonomian nasional. “UMKM adalah motor penggerak ekonomi nasional, maka sudah menjadi tugas kita bersama sebagai anak bangsa untuk ikut berkontribusi dalam memajukan UMKM,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program perdana dari yayasan yang didirikannya, yang menaungi dua lembaga sekaligus, yakni lembaga pemberdayaan UMKM dan LBH UMKM Cendrawasih Indonesia.
Tonton Juga Serial Lagu Terbaru
👇👇👇
Lagu Viral \"Veronika\"
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Meskipun panitia membatasi jumlah peserta sebanyak 40 orang sesuai kapasitas ruangan, namun jumlah pelaku UMKM yang hadir mencapai sekitar 60 orang. Bahkan, sebagian peserta terpaksa mengikuti kegiatan dengan berdiri karena keterbatasan tempat.
Peserta yang hadir berasal dari berbagai sektor usaha, baik pelaku UMKM mandiri maupun yang tergabung dalam organisasi PERSIKINDO Papua Barat Daya. Tingginya minat ini menunjukkan kebutuhan besar terhadap edukasi dan pendampingan usaha di wilayah tersebut.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pengurus yayasan, di antaranya Penasihat Yayasan Dr. Rajab Lestaluhu, SH, MH, Ketua Yayasan Faisal, SH, Direktur LBH UMKM Edi Tuharea, SH, serta Direktur Lembaga Pemberdayaan UMKM Dra. Hj. Ummu Salmah, MM, bersama jajaran lainnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM di Papua Barat Daya semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, serta memiliki akses yang lebih luas terhadap legalitas usaha dan perlindungan hukum.
Ke depan, pihak penyelenggara berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program serupa guna mendukung pertumbuhan dan penguatan sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.