Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Kabupaten Tambrauw berhasil menorehkan sejarah dengan meraih gelar Juara Umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-II Tingkat Provinsi Papua Barat Daya Tahun 2026.
Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah daerah, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), Kementerian Agama, serta seluruh masyarakat Kabupaten Tambrauw. Sabtu (4/7/2026).
Koordinator kafilah Kabupaten Tambrauw, Ahsan Wahab, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh peserta, ofisial, dan panitia yang telah bekerja keras hingga mampu mengantarkan Tambrauw menjadi juara umum.
“Kami dari Kabupaten Tambrauw mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, ofisial, dan panitia yang telah bekerja sangat keras. Apa yang mereka perjuangkan akhirnya membuahkan hasil dengan diraihnya gelar juara umum,” ujar Ahsan Wahab.
Ia mengaku capaian tersebut di luar dugaan, mengingat dalam beberapa tahun terakhir gelar juara umum lebih banyak diraih oleh daerah lain. Namun, berkat kerja keras, persiapan yang matang, serta izin Allah SWT, Kabupaten Tambrauw mampu tampil sebagai yang terbaik.
“Alhamdulillah, kami sangat terharu karena tidak menyangka bisa meraih juara umum. Ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Tambrauw, LPTQ Kabupaten Tambrauw, dan Kementerian Agama Kabupaten Tambrauw,” katanya.
Video Viral
👇👇👇
Yanto Ijie
Sambangi Rumah Kumuh Kota Sorong
Keberhasilan ini, lanjut Ahsan, tidak lepas dari persiapan yang dilakukan melalui seleksi berjenjang di tingkat kabupaten, mulai dari kategori anak-anak hingga dewasa, mencakup seluruh cabang perlombaan MTQ.
“Kami melakukan seleksi tingkat kabupaten untuk semua cabang lomba. Persiapan ke depan tentu harus lebih maksimal lagi, terutama menjaga kesehatan, meningkatkan latihan, dan menjaga stamina karena target berikutnya adalah tingkat nasional,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tambrauw, Alexander Setitit, menyebut pencapaian tersebut sebagai sebuah kebanggaan besar bagi daerahnya. Menurutnya, Tambrauw sebelumnya tidak banyak diperhitungkan dalam ajang MTQ tingkat provinsi, namun mampu membuktikan diri dengan keluar sebagai juara umum.
“Bagi saya, hasil MTQ kali ini sangat membanggakan. Kabupaten Tambrauw mungkin tidak diunggulkan pada awalnya, tetapi akhirnya mampu tampil sebagai juara umum. Ini adalah hasil perjuangan bersama seluruh pengurus LPTQ, pembina, pelatih, dan peserta,” ungkap Alexander.
Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan tilawah dan syiar Al-Qur’an di Kabupaten Tambrauw, sekaligus menjadi modal penting dalam menghadapi MTQ tingkat nasional.
“Kami berharap perjuangan ini terus dilanjutkan hingga tingkat nasional. Kami ingin menjadi bagian dari kemenangan-kemenangan berikutnya dan membawa nama baik Papua Barat Daya di tingkat nasional. Kami optimistis, dengan kerja keras dan pembinaan yang berkelanjutan, prestasi yang lebih membanggakan dapat diraih di masa mendatang,” tutupnya.