Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-II Tingkat Provinsi Papua Barat Daya sejak 1 Juli hingga 4 Juli 2026 di MAN Kota Sorong tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga diarahkan sebagai penggerak ekonomi masyarakat melalui pelibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ketua Panitia MTQ II Papua Barat Daya, Abdul Mutalib Salim, mengatakan tema MTQ tahun ini, “Melalui MTQ, Kita Kembangkan Ekonomi Umat Menuju Provinsi Papua Barat Daya yang Berdaya Saing”, dipilih untuk menegaskan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an harus diwujudkan dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, Al-Qur’an mengajarkan kejujuran, profesionalisme, kerja keras, dan keberkahan yang menjadi fondasi penting dalam membangun ekonomi umat.
Selama pelaksanaan MTQ, panitia memberikan ruang bagi pelaku UMKM, produk halal, dan berbagai produk unggulan lokal untuk mempromosikan hasil usahanya kepada masyarakat.
Video Viral
👇👇👇
AG Bantu Bahan Bangunan
Rumah Kumuh Kota Sorong
Abdul Mutalib berharap penyelenggaraan MTQ mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di Papua Barat Daya.
Selain menjadi ajang perlombaan, MTQ juga diharapkan menjadi penggerak pembangunan ekonomi berbasis nilai-nilai Al-Qur’an sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Puluhan UMKM terlihat menjajakan berbagai produk unggulannya mulai dari minuman herbal, aneka minuman, makanan ringan hingga makanan berat bisa pengunjung nikmati di halaman MAN Kota Sorong. (**)