Melanesiatimes.com, Kota Sorong — Sekretaris Daerah Kota Sorong, Ruddy R. Laku, S.Pi., M.M., CGRE menegaskan pentingnya kesiapan mental, spiritual, disiplin, dan fisik bagi para calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Penegasan tersebut disampaikan saat menutup Pelaksanaan Seleksi Penentuan Akhir (Pantuhir) Calon Paskibraka Kota Sorong Tahun 2026 yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Sorong di Gedung Lambert Jitmau, Selasa (12/5/2026) pagi.
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta yang telah mengikuti tahapan seleksi hingga tahap penentuan akhir. Menurutnya, para peserta merupakan generasi muda terbaik yang siap mengemban tugas negara sebagai pengibar bendera merah putih pada upacara 17 Agustus 2026 mendatang.
“Yang terpilih nantinya harus menyadari bahwa mereka merupakan hasil dari proses seleksi yang ketat, dan menjadi yang terbaik untuk menjalankan tugas pengibaran bendera merah putih,” ujar Ruddy.
Ia menegaskan, proses seleksi dilakukan secara ketat dan objektif karena dibutuhkan generasi muda yang memiliki kemampuan mental, spiritual, disiplin, serta kekuatan fisik untuk menjalankan tugas dengan baik. Dari ratusan peserta yang mengikuti seleksi, hanya peserta terbaik yang akan dipilih.
Meski demikian, Sekda meminta peserta yang belum lolos agar tidak berkecil hati. Menurutnya, keterbatasan kuota menjadi alasan utama tidak semua peserta dapat terpilih.
“Tahun ini hanya dipilih 40 orang untuk Kota Sorong dan delapan orang untuk tingkat Provinsi Papua Barat Daya. Karena itu, yang belum terpilih jangan kehilangan semangat dan terus mempersiapkan diri untuk kesempatan berikutnya,” katanya.
Tonton Juga Serial Lagu Terbaru
👇👇👇
Lagu Viral \"Veronika\"
Kepada peserta yang nantinya dinyatakan lolos, Sekda meminta agar mempersiapkan mental dan fisik dengan baik serta mengikuti seluruh arahan pelatih dan instruktur selama masa latihan.
“Diharapkan, pelaksanaan pengibaran bendera tahun 2026 dapat berjalan sukses tanpa kesalahan, seperti pelaksanaan tahun sebelumnya,” tandasnya.
Selain itu, Ruddy juga mengingatkan generasi muda untuk menjauhi narkoba dan berbagai hal negatif yang dapat merusak masa depan. Ia menilai calon Paskibraka merupakan generasi penerus yang akan membangun daerah dan bangsa di masa mendatang.
“Jangan pernah mencoba narkoba, karena itu akan menghancurkan masa depan kalian. Kalian adalah generasi yang akan membangun daerah dan bangsa ini,” tegasnya.
Berdasarkan data panitia, seleksi Pantuhir Calon Paskibraka Kota Sorong Tahun 2026 diikuti sebanyak 121 peserta dari 15 sekolah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 48 peserta akan dinyatakan lulus, terdiri dari delapan orang untuk mewakili Kota Sorong ke tingkat Provinsi Papua Barat Daya dengan komposisi empat putra dan empat putri, serta 40 orang untuk Paskibraka Kota Sorong yang terdiri dari 20 putra dan 20 putri.
Panitia juga menetapkan komposisi keterwakilan peserta, yakni 80 persen Orang Asli Papua (OAP) dan 20 persen non OAP untuk tingkat provinsi, sedangkan untuk tingkat Kota Sorong terdiri dari 50 persen OAP dan 50 persen non OAP. Penentuan peserta dilakukan berdasarkan nilai tertinggi hasil seleksi untuk kategori OAP, non OAP, dan perwakilan sekolah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Kota Sorong, para pelatih dan instruktur Paskibraka, panitia seleksi, perwakilan sekolah, serta seluruh peserta calon Paskibraka Kota Sorong Tahun 2026.