Melanesiatimes.com, Masohi Maluku Tengah – Polisi dan TNI di Kecamatan Banda Neira berhasil menggagalkan peredaran ratusan liter minuman keras tradisional jenis sopi menggunakan plastik es, dalam razia gabungan di Pelabuhan Banda Neira, Senin (11/5/2026).
Sebanyak 624 liter sopi siap edar diamankan dari KM Sabuk Nusantara 106 yang berlayar melalui rute Pelabuhan Amahai menuju Pelabuhan Banda Neira.
Minuman keras tersebut dikemas menggunakan wadah plastik lalu dimasukkan ke dalam karung untuk mengelabui petugas.
Razia dipimpin langsung Kapolsek Banda, Iptu Muslim N Renuf bersama Danramil 1502-01/Banda, Kapten CBA Zulkifli Than. Operasi dilakukan setelah aparat keamanan bersama para stakeholder di Banda membahas maraknya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang dipicu konsumsi miras.
“Bisa dikatakan 99 persen gangguan di sini disebabkan oleh sopi,” kata Muslim saat dihubungi melalui sambungan telepon.
APH Sita 624 Liter Sopi dari KM Sabuk Nusantara di dalam plastik es
Menurutnya, langkah penindakan tersebut merupakan upaya bersama untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif sekaligus melindungi generasi muda dari dampak buruk minuman keras.
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Film Papua *Maira*🖤
“Langkah tersebut dilakukan semata-mata menjaga situasi kamtibmas tetap berjalan dengan baik dan yang lebih penting lagi sebagai upaya bersama dalam menyelamatkan generasi bangsa yang ada di Banda,” ujarnya.
Usai diamankan, ratusan liter sopi itu langsung dimusnahkan oleh tim gabungan dengan cara dituangkan ke laut.
Sementara itu, polisi masih memburu pemilik barang haram tersebut yang diduga melarikan diri saat mengetahui kedatangan aparat gabungan di kapal.
“Kami berharap agar pihak pemerintahan, tokoh agama, dan unsur Forkopimcam lainnya terus memberikan dukungan kepada kami dalam memberantas peredaran miras di Banda,” tambah Muslim.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Pemerintahan Kecamatan Banda Neira Dra. Handayani Hassanusi, Kacabjari Ambon di Banda Neira Henry Siahaan SH MH, Sekretaris Kecamatan Banda Neira Taip Selano SH, Waka Polsek Banda Ipda Sapar Riman, serta unsur TNI, TNI-AL, KUA, KSOP, MUI dan personel gabungan lainnya.