WAISAI, MELANESIATIMES.COM — Dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Raja Ampat terus mendapat perhatian. Melalui program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir), anggota DPRK Raja Ampat Muamar Khadafi menyalurkan bantuan tujuh unit motor tempel berkekuatan 15 PK untuk mendukung aktivitas masyarakat nelayan.
Bantuan tersebut diarahkan untuk memperkuat sektor perikanan rakyat sekaligus mendorong konsep ekonomi biru, yakni pemanfaatan potensi laut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan tetap menjaga keberlanjutan ekosistem laut dan pesisir.
“Bantuan ini bukan hanya soal memberikan sarana kepada nelayan, tetapi bagaimana kita memperkuat ekonomi masyarakat pesisir melalui potensi laut yang kita miliki. Kita ingin ekonomi biru di Raja Ampat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi tetap menjaga laut sebagai sumber kehidupan untuk generasi berikutnya.” ujar Kadafi
Muamar juga dapat menekankan bahwa peningkatan produktivitas nelayan harus berjalan seimbang dengan prinsip perikanan berkelanjutan.
“Selain nelayan di dorong untuk semakin produktif, tetapi produktivitas itu harus dilakukan secara bertanggung jawab. Laut Raja Ampat memiliki kekayaan yang luar biasa, sehingga pemanfaatannya harus tetap memperhatikan kelestarian ikan, terumbu karang, mangrove dan ekosistem pesisir. Jangan sampai hari ini kita mendapatkan manfaat, tetapi generasi berikutnya kehilangan sumber kehidupannya.” ungkapnya.
Tujuh unit motor tempel 15 PK tersebut diharapkan dapat membantu mobilitas nelayan, memperlancar aktivitas penangkapan ikan dan pengangkutan hasil perikanan, sekaligus meningkatkan efisiensi usaha masyarakat pesisir.
1 / 1
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Dalam perspektif ekonomi biru, bantuan sarana produksi perikanan tidak semestinya berhenti pada peningkatan kemampuan melaut. Penguatan kapasitas nelayan juga perlu disertai edukasi mengenai praktik penangkapan ikan yang ramah lingkungan, keselamatan melaut, perlindungan habitat pesisir serta pengelolaan hasil perikanan.
“Kita tidak ingin pembangunan ekonomi pesisir hanya mengejar hasil tangkapan. Yang kita dorong adalah bagaimana nelayan sejahtera, tetapi sumber daya laut tetap terjaga. Kalau laut sehat, nelayan juga punya masa depan,” demikian pernyataan Muamar Khadafi.
Raja Ampat memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekonomi biru karena kekayaan sumber daya lautnya menjadi penopang kehidupan masyarakat, sekaligus memiliki nilai ekologis dan pariwisata yang sangat tinggi.
Karena itu, dukungan terhadap nelayan melalui Pokir diharapkan menjadi bagian dari kebijakan yang menghubungkan kesejahteraan masyarakat, produktivitas perikanan dan konservasi laut secara bersamaan.
Dengan pendekatan tersebut, bantuan tujuh unit motor tempel 15 PK bukan sekadar bantuan alat produksi, tetapi dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya laut Raja Ampat.