SORONG — Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kota Sorong untuk pertama kalinya dilaksanakan di SMK Negeri 1 Sorong. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan remaja usia sekolah melalui penguatan karakter dan nilai-nilai keagamaan.
Sumarni, ASN Kantor Kementerian Agama Kota Sorong, menyampaikan bahwa BRUS sebelumnya telah dilaksanakan di sejumlah sekolah di Kota Sorong. Namun, pelaksanaan kali ini menjadi yang pertama di SMK Negeri 1 Sorong.
“Untuk kegiatan BRUS ini, sebelumnya sudah pernah dilaksanakan di empat sekolah di Kota Sorong, yaitu SMA Averos Kota Sorong, MAN Kota Sorong, SMAN 1 Kota Sorong, dan SMAN 3 Sorong. Dan untuk tahun ini, pertama kalinya kegiatan BRUS dilaksanakan di SMK Negeri 1 Sorong,” ujar Sumarni.
Pelaksanaan BRUS di SMK Negeri 1 Sorong diikuti para siswa dan diisi dengan penyampaian materi serta pembinaan yang berkaitan dengan kehidupan remaja dan nilai-nilai keagamaan.
Kepala SMK Negeri 1 Sorong, A.H.P. Ompusunggu, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan BRUS di sekolahnya.
“Patut kita syukuri, hari ini kita mendapat kunjungan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sorong beserta jajaran. Kami tentu merasa senang dan berterima kasih karena sudah datang mengunjungi kami di SMK Negeri 1 Sorong,” ujar Ompusunggu.
1 / 1
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Ia menilai BRUS menjadi kegiatan yang penting bagi para siswa karena pembinaan remaja tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran akademik, tetapi juga melalui penguatan karakter dan pemahaman keagamaan.
“Kami melihat kegiatan seperti ini sangat baik untuk anak-anak. Mereka bukan hanya perlu mendapatkan pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga perlu dibekali dengan nilai-nilai kehidupan, pembinaan karakter, dan pemahaman keagamaan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sorong, Muhudar Wailegi, mengingatkan para siswa mengenai pentingnya menjaga salat dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak harus menjaga salat. Jangan sampai karena kesibukan sekolah, bermain, atau kegiatan lainnya, salat ditinggalkan. Salat itu sangat penting dalam kehidupan kita dan menjadi salah satu kunci menuju surga,” ujar Muhudar.
Muhudar kemudian membuka secara resmi kegiatan BRUS yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kota Sorong di SMK Negeri 1 Sorong.