Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Pemerintah Kota Sorong menyatakan dukungan penuh terhadap deklarasi Intelektual Muda Moi sebagai upaya memperkuat perdamaian di Papua Barat Daya. Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan bincang santai bersama Wali Kota Sorong yang dirangkaikan dengan deklarasi Intelektual Muda Moi Kota Sorong, Jumat (01/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Cafe Happy Time, tepat di depan Polresta Kota Sorong ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kota Sorong, unsur TNI, serta anggota DPR. Wali Kota Sorong diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jeremias Gembenop, S.Sos., M.H.
Dalam sambutannya, Jeremias Gembenop menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai forum ini menjadi ruang penting bagi generasi muda, khususnya anak asli Papua, untuk menyampaikan gagasan dan pandangan mereka terhadap pembangunan daerah.
“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada Intelektual Muda Moi yang telah menginisiasi kegiatan ini sebagai wadah diskusi yang sehat, terbuka, dan konstruktif,” ujarnya.
Menurutnya, dialog seperti ini sangat dibutuhkan untuk membangun kesadaran kolektif di kalangan generasi muda dalam menghadapi berbagai dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Ia juga menyoroti tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut, yakni “Membangun Keberagaman Guna Mewujudkan Kedamaian di Papua Barat Daya dalam Bingkai NKRI”. Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini.
“Keberagaman adalah kekuatan yang harus kita jaga bersama. Ini bukan menjadi sumber perpecahan, tetapi menjadi fondasi untuk memperkuat persatuan,” kata Jeremias.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di Papua Barat Daya.
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Film Anak Sorong Aurora🖤
Ia menyebutkan bahwa Intelektual Muda Moi diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa kesejukan, serta menjadi teladan dalam menjaga harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.
“Generasi muda harus tampil sebagai pelopor perdamaian, menjaga identitas budaya, dan menjadi bagian dari solusi dalam pembangunan daerah,” tambahnya.
Melalui kegiatan bincang santai ini, diharapkan lahir berbagai pemikiran cerdas dan solusi konkret yang dapat berkontribusi bagi kemajuan Kota Sorong dan Papua Barat Daya secara umum.
Pemerintah Kota Sorong, lanjutnya, juga berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda, guna menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami siap bersinergi dengan semua pihak, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama membangun daerah yang aman, damai, dan sejahtera,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Jeremias mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga persatuan dan mempererat rasa persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Mari kita jaga kebersamaan, perkuat persaudaraan, dan berkontribusi positif bagi daerah serta bangsa,” tutupnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama menuju Papua Barat Daya yang damai dan harmonis dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.