Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Barat Daya melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda), serta Forum Bisnis Daerah (Forbisda) sebagai bagian dari penguatan organisasi dan pengembangan kapasitas pengusaha muda.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pemerintahan Kota Sorong Lambertus Jitmau pada Sabtu (02/5/2026), yang diikuti oleh jajaran pengurus serta anggota HIPMI dari berbagai daerah Se-Provinsi Papua Barat Daya.
Pelaksanaan tiga agenda utama ini menjadi bagian penting dalam mendorong konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran HIPMI dalam pembangunan ekonomi daerah.
Ketua panitia, Fadlia Rahaningmas, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada seluruh jajaran Badan Pengurus Daerah HIPMI Papua Barat Daya.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini mencerminkan komitmen organisasi terhadap prinsip keterbukaan, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap prosesnya.
“Ini adalah bentuk pertanggungjawaban kami sekaligus komitmen terhadap prinsip keterbukaan, transparansi, serta akuntabilitas organisasi,” ujar Fadlia.
Fadlia juga mengakui bahwa tugas penyelenggaraan kegiatan tidaklah ringan, mengingat besarnya tanggung jawab yang diemban oleh panitia.
Namun demikian, dengan semangat kebersamaan, kolaborasi, dan dedikasi penuh dari seluruh panitia, kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik.
“Kami menyadari tugas ini tidaklah ringan, namun dengan semangat kebersamaan dan dedikasi penuh dari panitia, kami berupaya menjalankannya dengan penuh hati,” tambahnya.
Sementara itu, Muhammad Mafa Uswanas yang mewakili Ketua Umum BPP HIPMI menegaskan bahwa Rakerda, Diklatda, dan Forbisda merupakan tiga agenda utama yang sangat penting dalam keberlangsungan organisasi.
Menurutnya, ketiga agenda tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi bagian penting dalam proses kaderisasi dan penguatan struktur organisasi HIPMI.
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Film Anak Sorong Aurora🖤
“Tiga agenda ini merupakan wajib diikuti oleh pengurus DPC HIPMI. Jika ingin maju sebagai ketua HIPMI berikutnya, harus mengikuti kegiatan ini,” tegas Mafa dalam sambutannya.
Ia juga menilai bahwa kegiatan yang diselenggarakan oleh HIPMI Papua Barat Daya ini merupakan agenda strategis yang akan menentukan arah organisasi ke depan.
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut melalui sambutan Gubernur yang disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Novianto sekaligus membuka dengan resmi kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Novianto menegaskan bahwa Rakerda bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan, program kerja, serta langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Rapat kerja daerah bukan sekadar agenda organisasi, tetapi merupakan momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan daya saing pengusaha muda melalui pendidikan dan pelatihan, serta pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Lebih lanjut disampaikan bahwa sebagai provinsi baru, Papua Barat Daya memiliki potensi sumber daya alam dan peluang ekonomi yang sangat besar. Namun demikian, potensi tersebut tidak akan optimal tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat.
“Di sinilah peran strategis HIPMI sebagai wadah pengusaha muda sangat dibutuhkan,” katanya.
Pemerintah daerah, lanjut Novianto, berkomitmen untuk terus mendukung terciptanya iklim usaha yang kondusif melalui kemudahan perizinan, penguatan akses permodalan, serta pengembangan sektor-sektor unggulan daerah. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Novianto berharap melalui Rakerda dan kegiatan pelatihan ini, HIPMI Papua Barat Daya mampu melahirkan program-program inovatif dan adaptif sesuai kebutuhan daerah.
“Dengan mengharapkan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, saya secara resmi membuka kegiatan Rapat Kerja Daerah I dan Pendidikan dan Pelatihan Daerah I HIPMI Papua Barat Daya. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi kemajuan dunia usaha dan pembangunan daerah,” tutup Novianto.