Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Pemerintah Kota Sorong terus mendorong peningkatan kualitas kesehatan dan pemenuhan gizi anak sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi emas Papua. Komitmen tersebut kembali ditegaskan Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, S.H., M.P.A., saat Pencanangan Bulan Vitamin A yang dirangkaikan dengan kegiatan Posyandu di Posyandu Sukun RK 5, Doom Barat, Senin (10/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Septinus menekankan bahwa anak-anak Pulau Doom merupakan bagian penting dari generasi penerus Kota Sorong. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan, kecukupan gizi, serta tumbuh kembang anak harus dimulai sejak usia dini.
“Kita semua ini menyiapkan generasi emas Papua, generasi emas Pulau Doom. Kita berharap anak-anak dari Doom ini akan menjadi pemimpin di kota ini di waktu yang akan datang,” kata Septinus.
Menurutnya, masyarakat perlu memiliki harapan dan mimpi besar terhadap masa depan anak-anak Pulau Doom. Ia meyakini, bukan hal yang mustahil apabila dalam 10, 20 hingga 30 tahun mendatang, muncul pemimpin Kota Sorong yang berasal dari Pulau Doom.
Untuk mewujudkan harapan tersebut, kata Septinus, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar anak, salah satunya melalui asupan makanan bergizi. Ia mengajak para orang tua memberikan makanan yang memiliki nilai gizi tinggi, seperti ikan segar dan telur, guna mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak.
Selain persoalan gizi, Septinus turut menyoroti kondisi ketersediaan air di Pulau Doom. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari masyarakat, air yang tersedia di wilayah tersebut memiliki kadar garam cukup tinggi. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena air merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat.
“Masalah air juga harus menjadi perhatian kita. Kalau air yang digunakan masyarakat memiliki kadar garam yang tinggi, tentu ini perlu kita lihat dan cari solusi bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, S.KM., M.A.P., menjelaskan bahwa pemberian Vitamin A merupakan program kesehatan yang dilaksanakan secara rutin dua kali dalam setahun, yakni setiap Februari dan Agustus.
Menurut Jemima, Vitamin A memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mata, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program pemberian Vitamin A tidak dapat hanya dibebankan kepada tenaga kesehatan dan kader Posyandu. Peran pemerintah, masyarakat, dan terutama orang tua sangat dibutuhkan agar seluruh bayi dan balita mendapatkan layanan kesehatan serta asupan gizi yang dibutuhkan.
“Keberhasilan program ini menjadi tanggung jawab kita semua,” tegasnya.
Pencanangan Bulan Vitamin A di Posyandu Sukun tersebut turut dihadiri Kepala Distrik Sorong Kepulauan Steven Asmuruf, S.Sos., bersama jajaran, Kepala Dinas Perdagangan Kota Sorong Elisabeth Elsemina Sarah Agaki, S.E., Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Sorong Maria Ohoitimur, S.KM., M.Kes., Kepala Puskesmas Sorong Barat Johny Kalasuat, S.KM., M.Kes., Kepala Puskesmas Doom beserta tenaga kesehatan dan kader Posyandu.
Sejumlah orang tua juga tampak membawa bayi dan balita mereka untuk mendapatkan layanan pemberian Vitamin A sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Melalui momentum Pencanangan Bulan Vitamin A, Pemerintah Kota Sorong berharap kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, masyarakat, dan keluarga semakin diperkuat. Langkah tersebut diharapkan mampu memastikan anak-anak di Kota Sorong, termasuk di Pulau Doom, tumbuh sehat, cerdas, berkualitas, dan mampu menjadi generasi penerus Papua di masa depan. (***)