Melanesiatimes.com, Masohi Maluku Tengah – Kejuaraan karate di Kota Masohi berlangsung meriah dan penuh sportivitas sejak resmi dibuka pada Jumat (15/5/2026). Mengusung tema “Karate untuk Harmoni, Merajut Prestasi dalam Keberagaman”, kegiatan tersebut menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet potensial di Maluku.
Kejuaraan yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Masohi itu diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah di Maluku, termasuk dari Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara. Para peserta tampil antusias mengikuti setiap pertandingan yang berlangsung kompetitif namun tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan.
Ajang ini memperebutkan Piala Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Maluku Tengah Seri I Tahun 2026. Kejuaraan tersebut terselenggara atas kerja sama Kemenag Kabupaten Maluku Tengah bersama Lembaga Karate-Do Indonesia (LEMKARI) Maluku Tengah.
Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Maluku Tengah, Umar Sopalatu, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kejuaraan karate memiliki peran penting dalam pengembangan bakat dan karakter generasi muda.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, saya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah dan LEMKARI Maluku Tengah yang sudah menggagas dan melaksanakan kegiatan ini dengan baik,” ujar Zulkarnain melalui sambutan yang dibacakan Umar Sopalatu.
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Ia menilai kegiatan seperti ini sangat penting karena menjadi ruang pembinaan generasi muda sekaligus sarana mencari bibit atlet berprestasi yang dapat membawa nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Dalam sambutannya, Zulkarnain juga mengingatkan bahwa kejuaraan bukan sekadar soal meraih medali dan piala. Menurutnya, melalui olahraga karate para atlet belajar tentang disiplin, keberanian, rasa hormat, pengendalian diri, serta semangat pantang menyerah.
“Di arena inilah adik-adik belajar tentang disiplin, keberanian, rasa hormat, pengendalian diri, dan semangat pantang menyerah. Karate mengajarkan kepada kita bahwa lawan terbesar yang sering kita hadapi sebenarnya adalah diri kita sendiri,” ungkapnya.
Ia juga berpesan agar seluruh atlet bertanding dengan semangat patriotik serta tetap menjunjung tinggi sportivitas, fair play, dan rasa persaudaraan. “Menanglah dengan terhormat, dan jika kalah, kalah dengan bermartabat. Jadilah atlet yang kuat fisik, kuat mental, dan kuat karakter,” pesannya.
Selain dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, kegiatan tersebut turut dihadiri pengurus organisasi karate se-Maluku, pimpinan dan staf Kemenag Maluku Tengah, unsur Forkopimda, para kepala OPD, insan pers, tamu undangan, serta masyarakat yang antusias menyaksikan jalannya pertandingan.