Melanesiatimes.com, Masohi Maluku Tengah – Panitia penyelenggara turnamen sepak bola antar kampung Soekarno Cup U-17 memastikan bahwa sisa pertandingan Zona III yang meliputi wilayah Masohi dan Seram Selatan akan dilanjutkan di Kota Ambon. Keputusan tersebut diambil sebagai langkah untuk menuntaskan kompetisi yang sempat terhenti sekaligus menjaga keberlanjutan proses pembinaan pesepak bola muda di Kabupaten Maluku Tengah.
Kepastian tersebut disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Maluku Tengah, Zeth Latukarlutu, saat memberikan keterangan pers di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Maluku Tengah, Jalan Banda RT 04, Kelurahan Namaelo, Kecamatan Kota Masohi, Rabu (3/6/2026).
Dalam keterangannya, Zeth menegaskan bahwa seluruh laga yang tersisa di Zona Masohi dan Seram Selatan akan dipindahkan ke Ambon untuk diselesaikan sesuai jadwal yang akan ditetapkan panitia.
“Laga sisa di sini (Zona Masohi dan Seram Selatan) bakal dilanjutkan di Kota Ambon,” ujar Zeth.
Menurutnya, penyelesaian kompetisi merupakan hal yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan proses seleksi pemain muda menuju tahapan yang lebih tinggi. Soekarno Cup U-17 bukan sekadar turnamen, tetapi juga menjadi wadah penjaringan talenta sepak bola potensial yang nantinya akan mewakili daerah pada tingkat yang lebih luas.
Zeth menjelaskan, apabila kompetisi Soekarno Cup U-17 Zona Maluku Tengah tidak dapat diselesaikan sesuai ketentuan, maka akan berdampak langsung pada kesempatan para pemain muda dari daerah tersebut untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
“Apabila kompetisi di Malteng ini tak bisa diselesaikan, maka jatah 10 slot pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan (TC) di Ambon sebagai ajang seleksi tingkat provinsi akan dicabut dan dialihkan ke zona lain,” ungkapnya.
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Ia menilai kondisi tersebut akan menjadi kerugian besar bagi Maluku Tengah, khususnya bagi para pemain muda yang telah berjuang sepanjang kompetisi untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
“Dan ini jelas suatu kerugian buat kita,” tambah Zeth.
Karena itu, ia berharap seluruh pihak dapat mendukung pelaksanaan kembali pertandingan hingga tuntas. Dengan demikian, para pemain dari Masohi dan Seram Selatan tetap memiliki kesempatan untuk bersaing dan membuktikan kualitas mereka dalam seleksi tingkat provinsi.
Diketahui, terdapat empat tim yang masih bertahan dan akan melanjutkan perjuangan di babak semifinal. Keempat tim tersebut adalah Hatumete FC, Murkele FC, SSB Nusantara Masohi, dan Lusitoa FC yang berasal dari Negeri Hatumete, Negeri Moso, Kota Masohi, dan Negeri Haya.
Keempat kontestan berhasil mengamankan tiket semifinal setelah menampilkan performa impresif dan menyingkirkan lawan-lawan mereka pada babak perempat final. Pertandingan semifinal hingga final nantinya akan digelar di Kota Ambon untuk menentukan wakil terbaik dari Zona III.
Sementara itu, hasil pemusatan latihan (TC) di Ambon nantinya akan menghasilkan satu tim utama yang akan mewakili Provinsi Maluku pada ajang nasional di Surabaya dengan mengusung nama Banteng Muda Maluku. Tim tersebut akan dihuni pemain-pemain terbaik hasil seleksi dari berbagai zona yang mengikuti kompetisi Soekarno Cup U-17. (HUAT)