RAJA AMPAT, Melanesiatimes.com – Fraksi Hanura DPRK Raja Ampat mendesak Pemkab segera membentuk tim Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) independen untuk mengaudit dugaan pencemaran udara akibat aktivitas PT Gag Nikel di Kampung Gag.
Desakan disampaikan anggota Fraksi Hanura, Jufri Basri, dalam paripurna penutupan masa sidang kesatu pembahasan LKPJ Bupati Raja Ampat TA 2025, Rabu 13/5/2026.
“Dinas Lingkungan Hidup tidak boleh menunda. Tim AMDAL independen krusial untuk menilai dampak objektif,” tegas Jufri.
Tonton Juga Serial Lagu Terbaru
👇👇👇
Lagu Viral \"Veronika\"
Fraksi Hanura mengungkap dugaan korelasi antara aktivitas tambang dan kasus kesehatan serius warga. Polusi udara yang diduga berasal dari PT Gag Nikel disebut menyebabkan korban meninggal dunia dan sejumlah warga dirujuk dengan gejala infeksi paru-paru.
“Ini bukan lagi isu lingkungan, tapi keselamatan warga. Pemerintah harus segera bertindak,” katanya.
Fraksi menilai keterbukaan data lingkungan dan kesehatan menjadi kunci. Tanpa langkah cepat, dampak yang lebih luas dikhawatirkan mengancam warga Kampung Gag.