RAJA AMPAT, Melanesiatimes.com – DPRK Raja Ampat menutup Rapat Paripurna I Masa Sidang I dengan penerimaan LKPJ Bupati Raja Ampat TA 2025, Rabu 13/5/2026.
Rapat dipimpin Ketua DPRK Taufik Sarasa dan dihadiri Bupati, Wakil Bupati, pimpinan DPRK, anggota dewan, Forkopimda, serta pimpinan OPD.
Lima fraksi menerima LKPJ sekaligus menyampaikan catatan strategis dan rekomendasi: Fraksi Pena PKS NasDem, Fraksi Demokrat Amanat Sejahtera, Fraksi Kelompok Khusus, Fraksi Indonesia Karya, dan Fraksi Hati Nurani Indonesia.
Ketua DPRK Taufik Sarasa menyebut pembahasan LKPJ bukan agenda formal semata, melainkan bagian penting dari fungsi pengawasan dewan.
Tonton Juga Serial Lagu Terbaru
👇👇👇
Lagu Viral \"Veronika\"
“Rekomendasi DPRK harus dipandang sebagai kompas untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih baik, bersih, dan berpihak pada masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan hubungan DPRK dan pemerintah daerah adalah kemitraan strategis untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Pengawasan berkelanjutan juga diminta agar pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
Dengan diterimanya LKPJ 2025, pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti rekomendasi guna meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan.