Melanesiatimes.com, Sorong – Peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada tanggal 1 Mei 2025, kali ini diwarnai dengan kolaborasi yang erat antara Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pejuang Lintas Khatulistiwa (Pelikha). giat ini diadakan untuk merayakan pencapaian dan perjuangan buruh di Papua Barat Daya.
Acara ini mengangkat tema “Merajut Kebersamaan untuk peningkatan kesejahteraan pekerja dan produktivitas Nasional”, dimulai dengan pemotongan tumpeng oleh Gubernur Provinsi Papua Barat Daya, Elisa Kambu, di gedung J.A. Jumame pada Senin, 5 Mei 2025. Tumpeng yang dipotong Gubernur melambangkan rasa syukur dan harapan akan kemajuan yang lebih baik bagi buruh di Papua Barat Daya.
Dalam sambutannya, Elisa Kambu menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan serikat buruh. “Kami percaya bahwa sinergi antara pemerintah dan pekerja sangat penting untuk membangun Papua Barat Daya yang lebih baik. Setiap suara buruh harus didengar dan diperjuangkan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kambu menjelaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan buruh, tetapi juga untuk menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak dan memperkuat perekonomian daerah. “Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Denis Faruan, selaku Ketua DPD Pelikha Papua Barat Daya, juga memberikan penekanan atas pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan asosiasi serikat buruh. “Hari Buruh adalah momen penting untuk kita semua, dan kami merasa bangga berkolaborasi dengan pemerintah guna memperjuangkan hak-hak pekerja,” ujarnya.
1 / 5
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Video Viral
👇👇👇
AG Bantu Bahan Bangunan
Rumah Kumuh Kota Sorong
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Film Anak Sorong Aurora🖤
Video Viral
👇👇👇
Yanto Ijie
Sambangi Rumah Kumuh Kota Sorong
Tonton Juga Serial Lagu Terbaru
👇👇👇
Lagu Viral \"Veronika\"
Faruan berharap bahwa dengan kerja sama yang baik, kesenjangan antara pekerja dan pengusaha dapat diminimalkan. “Semangat kebersamaan akan membawa kita menuju kemajuan yang lebih baik, di mana semua pihak dapat merasakan manfaatnya,” sebutnya.
Acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, forkopimda termasuk buruh dari berbagai sektor. Mereka merayakan pencapaian yang telah diraih serta menyampaikan aspirasi dan harapan untuk masa depan yang lebih cerah bagi dunia kerja di Papua Barat Daya.
Melalui momentum Hari Buruh Internasional, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan DPD Pelikha berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam memperjuangkan kesejahteraan bagi seluruh buruh. “Kita akan terus bekerja sama untuk memastikan bahwa hak-hak buruh terlindungi dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” pungkas Kambu di akhir acara.
Dalam acara ini ada point tuntutan juga yang diberikan oleh asosiasi serikat buruh kepada pemerintah daerah sebagai bahan pertimbangan dalam mewujudkan demokrasi yang adil, jujur dan sejahtera kepada kaum buruh.
Dengan semangat bersama dan kolaborasi yang kuat, diharapkan Papua Barat Daya mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik, adil, dan sejahtera bagi semua.