Melanesiatimes.com, Masohi Maluku Tengah – Antusiasme masyarakat menyambut Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kabupaten Maluku Tengah. Euforia tersebut terlihat terutama di kalangan para pendukung tim nasional yang dipastikan akan berlaga pada ajang sepak bola terbesar di dunia yang akan digelar di Amerika Utara.
Meski demikian, Polres Maluku Tengah mengingatkan masyarakat agar tetap mengedepankan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas saat merayakan maupun menyambut perhelatan olahraga tersebut.
Imbauan itu disampaikan Kasat Lantas Polres Maluku Tengah, Wahyu Sophan, saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (4/6/2026).
Menurut Wahyu, masyarakat diperbolehkan merayakan dan menunjukkan dukungan kepada tim favoritnya. Namun, perayaan tersebut harus dilakukan secara tertib dan tidak mengabaikan keselamatan pengguna jalan lainnya.
“Terkait dengan persiapan penyelenggaraan Piala Dunia 2026, imbauan dari kami Satlantas Polres Maluku Tengah bahwa masyarakat boleh merayakan dan ber-euforia terkait Piala Dunia ini,” ujar Wahyu.
“Namun tentu dengan selalu tertib berlalu lintas,” lanjutnya.
Video Viral
👇👇👇
Yanto Ijie
Sambangi Rumah Kumuh Kota Sorong
Wahyu menegaskan bahwa setiap pengguna kendaraan wajib mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku. Keselamatan, kata dia, harus menjadi prioritas utama guna mencegah terjadinya kecelakaan maupun gangguan ketertiban di jalan raya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan etika berkendara saat euforia berlangsung, terutama ketika melakukan aktivitas di jalan raya.
“Terlebih ketika berkendara di jalan raya, hendaklah mematuhi peraturan berlalu lintas dengan mengutamakan keselamatan serta senantiasa menghormati pengguna jalan lainnya,” katanya.
Lebih lanjut, Wahyu menuturkan bahwa kenyamanan dan keselamatan bersama merupakan tanggung jawab seluruh pengguna jalan. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain hanya demi merayakan kemenangan atau memberikan dukungan kepada tim favorit.
Menurutnya, semangat sportivitas dan persaudaraan yang menjadi nilai utama dalam Piala Dunia harus diwujudkan melalui sikap yang tertib, santun, dan bertanggung jawab saat berada di ruang publik, khususnya di jalan raya.
“Karena keselamatan dan kenyamanan di jalan raya itu adalah hal yang utama. Tetap ciptakan surga untuk diri kita sendiri, tanpa harus menciptakan neraka bagi orang lain,” pesan Wahyu. (HUAT)