RAJA AMPAT, Melanesiatimes.com – Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-23 Kabupaten Raja Ampat Pemda gelar upacara di halaman Kantor Bupati Raja Ampat, Sabtu (9/5/26).
Upacata tersebut berlangsung khidmat, turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat Daya, Kapolres Pimpinan OPD, Tokoh Agama, Tokoh Adat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Bupati Raja Ampat menyampaikan, HUT ke-23 ini bukan hanya seremonial hari besar tetapi merupakan momen refleksi dan rasa syukur terhadap masa depan daerah.
”Kita hadir bukan sekadar untuk merayakan, melainkan untuk merenung, bersyukur, dan meneguhkan kembali janji kita kepada tanah ini, dan kepada seluruh anak-cucu yang akan mewarisinya,” ujar Bupati Raja Ampat Orideko Burdam.
Bupati menerangkan bahwa dua puluh tiga tahun merupakan perjalanan panjang yang ditempa dengan keringat, tekad, diwarnai suka dan duka, digerakkan oleh keyakinan yang tak pernah padam.
”Perjalanan 23 tahun Raja Ampat sebagai proses panjang yang penuh perjuangan, kerja keras serta keyakinan untuk terus maju,” terangnya..
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Film Papua Lem Aibon🖤
Bupati memapar sejumlah torehan prestasi telah dicapai oleh pemerintah daerah mulai dari sektor pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur di tingkat kampung.
Selain keberhasilan di sektor pendidikan kesehatan hingga infrastruktur, Pemda juga mendorong konektivitas antar wilayah melalui jalur darat laut dan udara. Bahkan, akses air bersih juga telah mengjakau masyarakat di 24 distrik dan 117 kampung.
Bupati menegaskan, kekayaan alam Raja Ampat masih tetap terjaga dan asri. Hal ini didasari pada kualitas lingkungan terbaik di Papua Barat Daya di dukung dengan orbitnya kampung-kampung baru yang sadar lingkungan.
Pada momen HUT it Bupati juga memaparkan langkah strategis seperti Launching Program ORISUN berupa bantuan tunai bagi lansia Orang Asli Papua, rampungnya pembangunan RSUD melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), dukungan pinjaman berbunga rendah bagi pelaku IKM bekerja sama dengan Bank Papua, serta modernisasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Babur menjadi sistem saniter.
Di akhir sambutan, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi membangun Raja Ampat.
“Pemerintah tidak bisa sendiri. Kemajuan sejati lahir dari kolaborasi. Mari kita awali babak baru dengan langkah kreatif dan inovatif, dalam semangat kebangkitan bersama menuju Raja Ampat yang produktif dan sejahtera,” tutupnya.