Melanesiatimes.com, Masohi Kabupaten Maluku Tengah – Ketua Umum Partai Golongan Karya (GOLKAR) Kabupaten Maluku Tengah Rudolf Lailossa menyampaikan komitmen partainya untuk kembali mendukung pemerintahan Ozan-Mario yang kedua kalinya atau 2 periode.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung Lailossa dalam acara pembukaan Musyawarah Daerah (MUSDA) Partai Golkar yang berlangsung di gedung islamic center Kota Masohi, pada selasa (21/04/2026).
“hari ini Partai GOLKAR Maluku Tengah melaksanakan MUSDA ke X. Dan saya harus sampaikan bahwa kami semua sudah berkomitmen untuk mendukung pemerintahan Ozan-Mario 2 periode nanti pada tahun 2029,” kata Lailossa ditengah penyampaian sambutannya.
Selain memastikan rekomendasi partai ke barisan Malteng Bangkit, para kader lanjut Lailossa menambahkan “juga siap mengantarkan Ketua Golkar Provinsi Maluku Umar Lessy menuju senayan sebagai anggota DPR-RI,” koar Lailossa.
Semangat ini terus dijaga mengingat sudah 2 kali pemilu di Maluku partai berlambang pohon beringin itu tak pernah berhasil mengirimkan wakilnya ke senayan.
Sementara itu, diketahui bahwa Musda kali ini juga menempatkan 3 kader terbaik Golkar Maluku Tengah sebagai kandidat Ketua Umum yang akan bertarung memperebutkan kursi Ketua Umum nanti.
Mereka adalah Rusbandi Silawane, Hasan Al Katiri, dan Temy R Talaohu. Apapun hasilnya nanti, menurut Lailossa adalah bagian dari dinamika politik yang wajar, sehat, dan mencerminkan nilai-nilai demokrasi Partai Golkar yang baik.
Terlebih, kata dia “mereka ketiganya adalah kader terbaik Golkar,” ujar Lailossa singkat.
Disamping itu, kehadiran Bupati Zulkarnain pada acara Musda X Partai Golkar juga turut menambah kesan positif sebagai bentuk kolaborasi yang harmonis, dan satu tujuan dalam membangun Kabupaten Maluku Tengah.
Lewat sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada Partai Golkar atas dukungan dan kemitraan yang selama ini telah terbangun dengan baik.
Menurutnya “pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi, dan dalam banyak hal, Partai Golkar telah menunjukkan peran konstruktifnya dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan di daerah ini,” sahut Zulkarnain.
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Film Anak Sorong Aurora🖤
Ia menegaskan bahwa partai politik merupakan pilar utama demokrasi. “bukan sekedar sebagai alat untuk meraih kekuasaan, tetapi ruang untuk merawat gagasan, membangun kader, dan memperjuangkan kepentingan rakyat. Di situlah kualitas sebuah partai diuji, bukan hanya saat pemilu, tetapi dalam keseharian pengabdiannya,” kata Zulkarnain.
Dalam konteks itu, Golkar punya rekam jejak panjang. Secara filosofis, Golkar dibangun di atas semangat kekaryaan, bahwa politik harus menghasilkan karya, bukan sekadar wacana.
Ia mengingatkan bahwa keberpihakan kepada rakyat harus nyata, bukan sekedar retorika. Ini nilai yang sederhana, tetapi sangat kuat, dan tetap relevan sampai hari ini.
Musda ke-10 bukan sekedar forum formal organisasi. Melainkan adalah ruang strategis untuk memperkuat arah partai, menajamkan visi, memperkaya gagasan, dan memastikan bahwa Golkar tetap menjadi kekuatan yang adaptif, rasional, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Kepada forum, Zulkarnain mengaku mengikuti perkembangan politik jelang Musda X Parta Golkar Di Maluku Tengah. “diskursusnya cukup ramai, baik di ruang-ruang publik maupun di dunia maya. Artinya apa? Artinya Golkar ini masih sangat “seksi” di Maluku Tengah. Seksi yang saya maksudkan bukan soal penampilan, tetapi soal daya tarik politik, menjadi pusat perhatian, diperbincangkan, bahkan diperdebatkan,” ungkapnya.
Beliau berpesan tunjukkanlah jati diri Partai Golkar sebagai partai besar. “bermusda-lah dengan cara yang santun, dialogis, dan bermartabat. Perbedaan pilihan boleh, tetapi persatuan harus tetap dijaga,” kata Zulkarnain sembari mengakhiri sambutannya.
Turut hadir sejumlah pengurus dan kader partai Golkar Kabupaten Maluku Tengah dan Provinsi Maluku, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Forkopimda Kabupaten Maluku Tengah beserta jajaran TNI/Polri. (HUAT)