RAJA AMPAT, MELANESIATIMES.COM – Kongres Nasional XI Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) menetapkan susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) masa bakti 2026–2031. Melalui sidang pleno di Bali, Arya Wedakarna terpilih sebagai Ketua Umum dan Putra Naibaho sebagai Sekretaris Jenderal.
Kongres bertema “Memperkuat Semangat Marhaenis, Membangun Pemuda Berdaulat” diikuti utusan dari seluruh wilayah Indonesia, tokoh pendiri, dan simpatisan. Kepengurusan baru menerima mandat untuk menghidupkan nilai marhaenisme, mempererat persaudaraan pemuda, dan menyusun program kerja yang menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya kaum muda.
Ketua Umum terpilih Arya Wedakarna menyatakan fokus konsolidasi nasional dan pemenuhan aspirasi pemuda di seluruh daerah.
“Kami memegang tanggung jawab ini sebagai amanah sejarah. Prioritas kami menyatukan kekuatan GPM dari barat hingga timur Nusantara, menyusun program yang nyata manfaatnya, serta memastikan suara pemuda termasuk di Tanah Papua selalu didengar dan diperjuangkan,” ujarnya.
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Koordinator GPM Se-Tanah Papua sekaligus Ketua DPD GPM Papua Barat Daya, Alfius Angky Dimara, menyampaikan dukungan terhadap kepengurusan baru. Ia menegaskan kesiapan DPD berkolaborasi menjalankan program kerja dan memperkuat organisasi di wilayah timur Indonesia.
“Bagi kami, semangat marhaenisme adalah semangat persatuan, keadilan, dan kesejahteraan bagi seluruh anak bangsa. Kami siap berkontribusi maksimal,” katanya.
Selain menetapkan kepengurusan, Kongres XI menghasilkan rekomendasi strategis berupa penguatan struktur organisasi di daerah, pemberdayaan ekonomi pemuda, dan pembentukan karakter kader berlandaskan nilai perjuangan pendiri bangsa.