Melanesiatimes.com, Tambrauw – Kepolisian Resor (Polres) Tambrauw meningkatkan pengamanan dan patroli gabungan di wilayah Distrik Fef, Kabupaten Tambrauw, pascainsiden pembakaran camp pekerja proyek. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terkendali.
Kapolres Tambrauw AKBP Eddwar Martua Pandjaitan, S.I.K., M.H., bersama personel gabungan Polres Tambrauw, Brimob, TNI, dan unsur masyarakat terus melakukan pemantauan serta pengamanan di sejumlah titik yang dinilai rawan.
Pada Jumat (6/11/2026), Kapolres bersama personel gabungan kembali turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta memantau perkembangan situasi keamanan di sekitar camp perusahaan dan Jembatan Imor Lama, Distrik Fef.
Di tengah upaya pengamanan tersebut, terdapat perkembangan positif terkait pencarian para pekerja yang terdampak insiden. Naharudin (41), yang sebelumnya dilaporkan hilang, akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan telah dievakuasi.
Dengan ditemukannya Naharudin, seluruh tujuh pekerja proyek yang terdampak insiden pembakaran camp tersebut telah berhasil ditemukan dan dievakuasi.
Untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya gangguan keamanan susulan, Kapolres Tambrauw juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh adat. Sinergi lintas sektor tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan mencegah berkembangnya situasi yang dapat meresahkan masyarakat.
Patroli gabungan bersama personel Brimob, Kodim 1810/Tambrauw, dan Satgas Pamrahwan 764 juga terus ditingkatkan. Pengamanan dilakukan melalui patroli terbuka maupun tertutup, termasuk patroli mobile di Distrik Fef, Distrik Bamusbama, dan sejumlah wilayah sekitarnya.
1 / 1
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Tidak hanya mengandalkan pengamanan di lapangan, Kapolres turut menginstruksikan jajaran Intelkam untuk meningkatkan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan Kamtibmas. Sementara Satbinmas diminta mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat, sedangkan Satreskrim terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden pembakaran tersebut.
Melalui langkah terpadu ini, Polres Tambrauw menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, menjaga stabilitas keamanan, serta memastikan aktivitas pemerintahan dan kehidupan masyarakat tetap berjalan normal.
Di sisi lain, masyarakat diimbau agar tidak panik dan tetap menjaga ketenangan. Warga juga diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, terlebih menyebarkan kabar yang berpotensi memicu keresahan maupun memperkeruh situasi.
Kasubsi Penmas Humas Polres Tambrauw, Ipda La Ode Nursalim, menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan wilayah. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi Tambrauw yang aman dan kondusif.
Polres Tambrauw berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga persatuan, tidak terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Dengan peningkatan pengamanan tersebut, aparat berharap situasi di Distrik Fef dan wilayah Kabupaten Tambrauw secara keseluruhan tetap aman sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas tanpa rasa khawatir.