Melanesiatimes.com, Kota Sorong – Dalam pertandingan tinju amatir PFM Cup I yang berlangsung di Papua Barat Daya, dua sasana tinju, Surya Boxing Camp dan Beruat Boxing Camp, berhasil mencetak prestasi gemilang dengan meraih total 3 medali emas, 3 medali perak, dan 4 medali perunggu. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri tidak hanya bagi para petinju, tetapi juga bagi seluruh tim pelatih dan manajemen. Kamis (04/07/2025).
Deonisia Beruat Warin, selaku manajer dari kedua camp tersebut, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian yang diraih oleh anak-anak asuhannya. “Kami sangat bersyukur atas hasil ini. Semua petinju telah menunjukkan perjuangan yang luar biasa dan membawa pulang prestasi yang membanggakan,” tuturnya.
Ia juga mengungkapkan dengan adanya gelaran olahraga seperti ini sangat penting agar anak muda dapat menyalurkan bakat dan talenta pada tempatnya, sehingga tidak menggunakan kemampuan mereka di jalanan.
Berikut adalah rincian juara masing-masing dari Surya Boxing Camp dalam kejuaraan tersebut. Desty Saweri mencetak prestasi gemilang dengan meraih juara 1 di kelas 48 kg untuk kategori youth putri dan dianugerahi sebagai petinju putri harapan. Selain itu, Markus Randi Limahekin juga menonjol dengan meraih juara 1 di kelas 54 kg serta gelar petinju terbaik kategori Youth Putra.
Di samping kesuksesan tersebut, Denis Sabanari berhasil merebut juara 2 di kelas 48 kg untuk junior boys, sementara Gabriel Pangkey meraih juara 2 di kelas 71 kg untuk youth putra. Di kategori elit, Orge Howay dan Keysa Maturbongs masing-masing meraih juara 3 di kelas 48 kg dan 54 kg.
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
Beruat Boxing Camp juga menunjukkan performa yang mengesankan dengan Philipus Rano Konyanan berhasil meraih juara 1 di kelas 48 kg elit men. Sementara itu, Muhamad Rizky Sidik menyusul dengan meraih juara 2 di kelas 54 kg untuk youth putra. Colombus Basik Basik dan Mario Hugo Ohoiulun menyumbangkan medali perunggu masing-masing di kelas 71 kg dan 75 kg elit men.
Keberhasilan kedua camp ini tentu menjadi motivasi bagi generasi muda tinju di Papua Barat Daya untuk terus bercita-cita dan berlatih keras. Prestasi ini menunjukkan bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan dukungan yang tepat, raihan yang gemilang bukanlah hal yang mustahil.
Kejuaraan PFM Cup I ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi para atlet untuk saling bertukar pengalaman dan meningkatkan kemampuan mereka di dunia tinju. Semoga kedepan, Surya Boxing Camp dan Beruat Boxing Camp dapat terus melahirkan petinju-petinju handal yang mampu mengharumkan nama daerah.
Dukungan masyarakat dan penggemar tinju juga menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana yang kondusif bagi para atlet untuk berprestasi. Harapan besar agar prestasi ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan pada kejuaraan-kejuaraan mendatang.