Melanesiatimes.com, Maluku Tengah – Antusias warga mulai terlihat saat Ketua dan rombongan Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Kabupaten Maluku Tengah tiba di Dusun Aira Negeri Soahuku pada sabtu, (07/06/2025).
Diketahui bahwa kedatangan pengurus dan keluarga besar KKST ialah dalam rangka mengikuti serangkaian kegiatan organisasi yang sudah diagendakan untuk dilaksanakan pada momentum Hari Raya Idul Adha 1446 H.
Mulai dari penyerahan dan pembagian daging kurban, silaturahmi warga KKST, serta dialog di forum yang dilakukan gunu memperoleh masukan dari masyarakat khususnya warga KKST di Aira terkait hal-hal yang perlu diupayakan oleh pengurus nantinya.
Kemeriahan acara KKST di Aira mulai terasa saat warga lakukan tarian hadrat beri sambutan selamat datang yang dilanjutkan dengan suguhan seni beladiri silat di depan tamu undangan yang hadir.
Khusus silat, setiap orang dipersilahkan tampil jika miliki kemampuan yang boleh diadu dengan lawan main sesama petarung silat.
Pantauan media ini di lokasi kegiatan, situasi tersebut (tarung para jawara silat Dusun Aira) berlangsung lebih dari 2 jam dengan melibatkan 3-4 pasang pesilat yang berduel dalam beberapa sesi.
Bak gayung bersambut, Ketua KKST Malteng Sukri yang menyaksikan secara langsung tarung silat tepat di hadapannya langsung merespon (tampil) ke depan menantang salah satu jawara silat senior Dusun Aira.
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Kota Sorong Tempo Doloe🖤
Sorak penonton pecah saat kaget tak menyangka bila Ketua KKST juga bisa unjuk kebolehan dalam tarung silat tersebut. “ini hiburan kesenian daerah yang perlu dipertahankan dan terus dilestarikan,” ujar Sukri kepada wartawan usai terlibat duel.
Selain silat, diskusi publik juga dibuka dengan melibatkan pengurus dan warga masyarakat Sulawesi Tenggara di Aira. Hal ini dimaksudkan untuk menyerap masukan seputar kebutuhan orang banyak khususnya KKST.
Ketersediaan sarana air bersih menjadi salah satu persoalan yang penting untuk dibahas. Warga mengusulkan agar KKST dapat menyikapi masalah ini dengan serius karena kebutuhan air bersih merupakan hal wajib yang mesti terpenuhi.
Menanggapi hal dimaksud, Sukri memberi respon baik dengan menjamin akan dikawal usulan tersebut. “InsyaAllah KKST akan mengawal hal ini sampai terealisasi,” jawabnya.
Terlebih, kata dia “KKST hadir untuk bisa memberikan manfaat positif bagi warga Sulawesi Tenggara khususnya dan masyarakat sekitar pada umumnya,” tambah Sukri.
Tanggapan serupa juga disampaikan bendahara organisasi La Baiena S.Sos., M.Si yang mengatakan jika penting kiranya menyediakan air bersih bagi warga.
Pasalnya “air bersih merupakan kebutuhan penting yang harus tersedia untuk masyarakat. Tidak mungkin air bersih untuk kebutuhan di rumah kita ganti dengan air laut. Jadi mari kita upayakan bersama,” ajak Baiena. (HUAT)