Melanesiatimes.com, Aimas Kab.Sorong – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat Daya, Kombes Pol. Fernando Sanches Napitupulu, S.I.K., mewakili Kapolda Papua Barat Daya menghadiri pembukaan Temu Raya V Persekutuan Anggota Muda (PAM) Gereja Kristen Injili (GKI) se-Tanah Papua yang digelar di Alun-Alun Aimas, Kabupaten Sorong, Minggu (12/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIT tersebut mengangkat tema “Milikilah Hikmat dan Pengertian Supaya Engkau Hidup” dengan subtema “Temu Raya PAM GKI se-Tanah Papua sebagai ajang membangun spiritualitas dan karakter pemuda memasuki peradaban kedua Bangsa Papua dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 serta menghadapi perubahan global.”
Pembukaan Temu Raya V PAM GKI dihadiri Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos., Ketua Sinode GKI di Tanah Papua Dr. Andrikus Mofu, M.Th., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para bupati dan wali kota se-Provinsi Papua Barat Daya, serta peserta dari sekitar 70 klasis yang berasal dari 12 wilayah GKI se-Tanah Papua.
Selama kegiatan berlangsung, suasana penuh sukacita dan kebersamaan terlihat mewarnai jalannya acara. Para peserta diajak untuk memperkuat nilai-nilai iman, hikmat, serta pengabdian sebagai generasi muda gereja yang siap menjadi agen perubahan dalam mendukung pembangunan Papua dan Indonesia.
Plt. Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S.A. Hengkelare, menjelaskan bahwa kehadiran Wakapolda Papua Barat Daya merupakan wujud dukungan Polri terhadap kegiatan keagamaan yang berfokus pada pembinaan generasi muda.
Tonton Juga Serial Pendek
👇👇👇
🖤Lagu Viral Pesta Babi**🖤
“Kehadiran Wakapolda Papua Barat Daya merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda yang berorientasi pada penguatan karakter, persatuan, serta terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif,” ujar Kompol Jenny.
Ia menambahkan, Polri berkomitmen mendukung setiap kegiatan positif yang mampu mempererat persaudaraan, memperkuat nilai-nilai toleransi, serta membangun karakter generasi muda agar mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Temu Raya V PAM GKI se-Tanah Papua dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dengan berbagai agenda, mulai dari pembinaan rohani, diskusi, pengembangan karakter, hingga kegiatan kebersamaan antarpemuda GKI dari seluruh Tanah Papua.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan lahir generasi muda Papua yang memiliki iman yang kuat, berintegritas, berkarakter, serta siap berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.(***)