Melanesiatimes.com, Masohi – Staf Ahli Fraksi Partai Gerindra di DPRD Kabupaten Maluku Burhanuddin Karepesina beri tanggapan terkait perkembangan isu publik yang berkembang usai paripurna penetapan APBD Malteng 2026 digelar beberapa waktu lalu.
Kepada awak media di Masohi, senin (24/11/2025) Karepesina menyampaikan sah-sah saja jika terjadi dinamika demikian. Menurutnya “isu-isu yang berkembang mengenai beberapa insiden di rapat paripurna kemarin adalah hal yang wajar dan merupakan dinamika yang sering terjadi di forum,” ucapnya.
Namun demikian, lanjut Karepesina menambahkan “kita perlu tahu bahwa hal-hal semacam itu sering didasari atas kesalahpahaman saja,” tambahnya.
Diketahui sebelumnya bahwa publik Maluku Tengah geram dengan hasil paripurna penetapan APBD Malteng yang dinilai terjadi kemerosotan yang sangat memperihatinkan.
Tak pelak, banyak dari masyarakat yang menyayangkan hasil paripurna ini sampai tak sedikit dari mereka yang menyuarakan Ketua DPRD harus dicopot dari jabatannya.
Menanggapi situasi tersebut, Karepesina yang juga merupakan Sekretaris Partai Gerindra Maluku Tengah merasa perlu untuk menyikapi persoalan tersebut.
Dikatakannya “bahwa apa yang sudah disahkan merupakan ketetapan yang sesuai dengan hasil rapat,” ujarnya.
Apalagi, sambung ia menjelaskan “bahkan sejauh yang saya alami selama kurun waktu 6 tahun terakhir ini, pembahasan anggaran yang paling transparan ialah pembahasan yang kemarin dilakukan. Jika dibandingkan dengan yang sudah-sudah,” ungkap Karepesina.
“bayangkan pembahasan di Banggar saja sampai 2 hari,” tambahnya.
Sementara itu, Karepesina yang ditanyai awak media seputar isu pencopotan Ketua DPRD Maluku Tengah yang juga merupakan Ketua Gerindra Kabupaten mengatakan hal itu tidaklah mudah.
Apalagi, kata dia “persoalan hasil paripurna itu kan merupakan kebijakan dan keputusan yang disepakati secara bersama,” jawabnya singkat.
“kalaupun toh terjadi kesalahan maupun perbedaan pendapat, ya itu wajar-wajar saja. Apalagi di forum rapat DPRD ya sering seperti itu,” lanjut Karepesina menambahkan.
“intinya kepemimpinan di DPRD Maluku Tengah tetap solid dan baik-baik saja,” tutup Karepesina. (HUAT)